BCA Tebar Dividen Rp13,7 T di Tengah Wabah Corona

CNN Indonesia | Jumat, 10/04/2020 11:22 WIB
BCA Tebar Dividen Rp13,7 T di Tengah Wabah Corona BCA membagikan dividen sebesar Rp13,7 triliun atas kinerja laba tahun lalu. Ilustrasi. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Central Asia (Tbk) atau BCA membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp13,69 triliun atau meningkat 15,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah tersebut setara 47,9 persen dari laba bersih perseroan di 2019 yakni Rp28,6 triliun.

Dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, disebutkan hal tersebut telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (9/4). Dengan demikian, pemegang saham menerima dividen tunai sebesar Rp555 per saham. Dividen tersebut termasuk dividen interim sebesar Rp100 per saham yang telah dibagikan pada tanggal 20 Desember 2019 lalu.

Perseroan menyatakan pemberian dividen tunai tersebut telah mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan bisnis dan kecukupan kebutuhan modal untuk aksi korporasi akuisisi dua bank.


Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui pergantian jajaran direksi perseroan. Pemegang saham mengangkat dua direktur baru yakni Haryanto Tiara Budiman dan Gregory Hendra Lembong. Selain itu, rapat menerima pengunduran diri Inawaty Handojo dari jabatannya selaku Direktur merangkap Direktur Kepatuhan.

Jajaran direksi baru berlaku efektif pada hari kerja pertama bulan berikutnya setelah perseroan menerima persetujuan dari OJK. Untuk diketahui,
BCA menyatakan pelaksanaan RUPST mengikuti protokol kesehatan di tengah penyebaran virus corona.

Dalam hal ini, pemegang saham yang hadir melakukan pengukuran suhu tubuh, menggunakan masker, dan hand sanitizer. Perseroan juga mengatur jarak tempat duduk sesuai anjuran physical distancing.

Berikut jajaran direksi dan komisaris BCA usai RUPST:

Komisaris

Komisaris Utama: Djohan Emir Setijoso
Komisaris : Tonny Kusnadi
Komisaris Independen : Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen : Raden Pardede
Komisaris Independen : Sumantri Slamet


Direksi

Direktur Utama: Jahja Setiaatmadja
Wakil Direktur Utama: Armand Wahyudi Hartono
Wakil Direktur Utama: Suwignyo Budiman
Direktur : Subur Tan
Direktur : Henry Koenaifi
Direktur Independen : Erwan Yuris Ang
Direktur : Rudy Susanto
Direktur : Santoso
Direktur : Lianawaty Suwono
Direktur : Vera Eve Lim
Direktur merangkap Direktur Kepatuhan : Haryanto Tiara Budiman
Direktur : Gregory Hendra Lembong

[Gambas:Video CNN]


(ulf/sfr)