Jokowi Perintahkan Sri Mulyani Cairkan BLT Corona Minggu Ini

CNN Indonesia | Senin, 13/04/2020 10:02 WIB
Jokowi mengatakan pencairan BLT dan pelaksanaan Program Kartu Prakerja sudah ditunggu masyarakat yang mulai tertekan virus corona. Jokowi memerintahkan Menkeu Sri Mulyani agar semua BLT yang digunakan untuk meredam dampak virus corona bisa cair minggu ini. (Muchlis-Biro Pers Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Jokowi memerintahkan kepada Menteri Sosial Juliari Batubara dan Menteri Keuangan Sri Mulyani agar semua bantuan sosial untuk masyarakat dalam rangka meredam dampak ekonomi virus corona bisa dicairkan dalam minggu ini.

Jokowi mengatakan sudah turun ke jalan mengecek dampak virus corona terhadap kehidupan masyarakat. Dari  pengecekan tersebut ia menyimpulkan masyarakat sudah menunggu bantuan tersebut. 

"Ini sudah sangat-sangat mendesak sekali, baik berkaitan kartu prakerja , PKH, BLT, kartu sembako, baik pembagian sembako Jabodetabek semua harus berjalan minggu ini. Jangan nanti di bawah melihat hanya omong saja tapi barang ndak sampai ke rakyat ke masyarkat," katanya saat membuka rapat terbatas dengan jajaran menteri, Senin (13/4) pagi.


Pemerintahan Presiden Jokowi memutuskan untuk menggelontorkan bantuan langsung tunai ke masyarakat demi meredam dampak ekonomi virus corona. Besaran BLT yang diberikan Rp600 ribu per bulan per kepala kelurga per bulan.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengatakan  BLT akan diberikan ke jutaan masyarakat. 

"Jadi penerima BLT adalah di luar (penerima) PKH dan bansos BPNT atau Kartu Sembako," ujar Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

Sri Mulyani merinci bantuan diberikan setidaknya diberikan kepada 2,5 juta warga atau 1,2 juta keluarga di DKI Jakarta. Bantuan akan diberikan selama tiga bulan berupa paket sembako senilai Rp600 ribu per bulan.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan paket sembako kepada 1,6 juta warga atau 576 ribu kepala keluarga di wilayah Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Bodetabek).

Secara keseluruhan, pemerintah menganggarkan insentif perlindungan sosial khusus penanganan pandemi corona mencapai Rp110 triliun.

Insentif perlindungan sosial akan diberikan melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako,KartuPrakerja, Paket Sembako, listrik gratis dan diskon 50 persen, serta insentifperumahanMBR.


(aud/agt)