Hal itu disampaikan oleh Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dalam konferensi pers Pertemuan Musim Semi (Spring Meetings) 2020 pada Rabu (16/4) yang diunggah dalam situs resmi IMF.
"Kami menanggapi sejumlah permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk pembiayaan darurat yaitu dari lebih dari 100 negara," kata Georgieva, dikutip Kamis (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, dewan eksekutif IMF akan membahas saluran likuiditas jangka pendek baru untuk negara-negara dengan fundamental ekonomi yang kuat. IMF juga akan menjajaki instrumen tambahan untuk membantu pemenuhan kebutuhan keuangan negara anggota, termasuk cara terbaik menggunakan Hak Penarikan Khusus (SDR).
Menurut Georgieva, komunitas internasional harus meningkatkan upaya untuk membantu negara-negara yang paling rentan dengan memberikan peningkatan pendanaan serta keringanan utang, sehingga menciptakan ruang untuk pengeluaran bagi kebutuhan kesehatan yang mendesak dan mengurangi dampak ekonomi dari krisis.
[Gambas:Video CNN]
(sfr/bir)