"Bagi pekerja yang dirumahkan saya minta diberikan prioritas dapat Kartu Prakerja," ungkap Jokowi dalam video conference, Kamis (30/4).
Berdasarkan laporan yang ia terima, jumlah masyarakat yang mendaftar Program Kartu Prakerja sudah tembus 8,4 juta orang. Angkanya jauh lebih tinggi dari slot yang disiapkan pemerintah yang hanya sebanyak 5,6 juta orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia bilang pendaftar Program Kartu Prakerja berasal dari seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Marauke. Namun, mayoritas berasal dari Pulau Jawa.
Setiap peserta yang lolos Program Kartu Prakerja akan mendapatkan total insentif sebesar Rp3,55 juta dari pemerintah. Dana itu terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp50 ribu untuk tiga kali.
Program ini merupakan janji kampanye Jokowi dalam pemilihan presiden 2019 lalu. Awalnya, pemerintah menargetkan Program Kartu Prakerja diluncurkan awal Maret 2020, namun molor hingga pertengahan April 2020.
[Gambas:Video CNN]
(aud/agt)