BRI, salah satunya. Bank pelat merah nomor wahid ini hanya menyiapkan uang tunai sebesar Rp37,2 triliun selama ramadan sampai lebaran. Angka ini turun 22,82 persen dibandingkan momentum yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp48,2 triliun.
"Setiap tahun, memang tren kebutuhan uang kas menjelang lebaran semakin menurun karena masyarakat sudah mulai beralih ke transaksi digital," ungkap Direktur Jaringan dan Layanan BRI A Solichin dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (30/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, manajemen juga menyiapkan 18.667 mesin ATM dan mesin setor tarik tunai (mesin CRM) di berbagai wilayah di Indonesia. Manajemen akan melakukan pengecekan secara berkala untuk seluruh mesin tersebut.
"Sehingga, apabila terjadi kendala bisa segera diatasi secara cepat," imbuh dia.
"Dari jumlah itu sebagian besar dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pengisian uang tunai di seluruh ATM Bank Mandiri sebesar Rp1,7 triliun per hari pada 4-25 Mei 2020," kata Rully dalam keterangan resmi.
Menurutnya, jumlah itu sama seperti total kebutuhan masyarakat selama ramadan dan lebaran tahun lalu. Kemudian, Rully bilang perusahaan akan memastikan jaringan IT berjalan optimal untuk mengantisipasi kenaikan transaksi nasabah pada pembayaran elektronik.
"Kami antisipasi kenaikan transaksi pada channel pembayaran seperti ATM, SMS banking, Mandiri Online, dan Mandiri Call agar tidak ada gangguan," pungkas Rully.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)