AP II Batasi Penerbangan di Bandara Soetta Jadi 200 per Hari

CNN Indonesia | Jumat, 15/05/2020 12:49 WIB
Petugas memeriksa kesehatan calon penumpang sebelum pemberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/5/2020). Sebanyak 1486 penumpang berizin dengan 23 penerbangan diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta dengan dokumen syarat terbang dan surat keterangan bebas COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/pras. Angkasa Pura II (AP II) membatasi penerbangan di Bandara Soetta menjadi hanya 5-7 penerbangan per jam demi menghindari tumpukan penumpang. (ANTARA FOTO/Fauzan).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II membatasi frekuensi terbang dari Bandara Soekarno Hatta menjadi hanya 5-7 penerbangan per jam atau 200 penerbangan dalam satu hari. Pembatasan frekuensi terbang seiring dengan kebijakan memangkas jumlah penumpang menjadi hanya separuh dari total kapasitas kursi pesawat.

Direkut Utama AP II Muhammad Awaluddin menegaskan pihaknya membatasi frekuensi penerbangan di terminal 2 Bandara Soekarno Hatta agar tidak terlalu menumpuk di jam-jam tertentu.

"Telah disepakati slot penerbangan menjadi hanya 5 sampai 7 penerbangan per jam di terminal 2 agar tidak terlalu menumpuk di jam-jam tertentu. Di tengah pandemi (corona) ini penerbangan di Soekarno Hatta setiap harinya sekitar 200 penerbangan," ungkapnya seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat (15/5).


Tak hanya frekuensi penerbangan, AP II juga membatasi jumlah penumpang per pesawat. Tiap penerbangan hanya diizinkan mengangkut setengah dari total kapasitas kursi pesawat yang diberangkatkan lewat terminal 2 dan terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Awaluddin menyebut kebijakan ini diambil demi memastikan tidak terjadi penumpukan di bandara. Selain itu, sistem antrean penumpang pun kembali ditata guna memastikan pembatasan fisik (physical distancing) serta kelancaran proses keberangkatan rute domestik di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kami telah melakukan evaluasi dan kemudian mengimplementasikan kebijakan baru. Pada pagi hari ini, 15 Mei 2020 di Soekarno Hatta, baik itu di terminal 2 dan 3," tutur Awaluddin.

Lebih lanjut, ia bilang sistem antrean penumpang di terminal 2 kini dibagi menjadi 4 posko untuk kebutuhan berbeda. Posko pertama yaitu posko verifikasi dokumen calon penumpang yang dilakukan menjelang pintu masuk gedung terminal (curb side).

Posko dua yang terletak di dalam gedung terminal sebagai tempat calon penumpang mengisi dokumen kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC), formulir epidemiologi, serta pengukuran suhu tubuh.

"Setelah itu calon penumpang memasuki pos pemeriksaan pertama (SCP I) untuk kemudian dilakukan verifikasi surat kesehatan dan dilakukan tes kesehatan oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan. Kemudian calon penumpang menuju konter check in untuk verifikasi seluruh dokumen dan memproses check in," terang Awaluddin.

Meski panjang, namun AP II meminta agar calon penumpang dapat memahami proses verifikasi dokumen yang memang mengulur proses keberangkatan. Ia bilang, protokol tersebut telah sesuai dengan Surat Edaran No. 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, jumlah penumpang dipangkas hingga setengahnya melalui pintu keberangkatan di Terminal 2 - Gate 4 dan Terminal 3 - Gate 3.

Untuk hari ini, rencana keberangkatan rute domestik di Terminal 2 Soekarno Hatta adalah Lion Air (1 penerbangan), Batik Air (15 penerbangan), Citilink (9 penerbangan).

Sementara untuk kedatangan rute domestik di Terminal 2: Lion Air (2 penerbangan), Batik Air (15 penerbangan), Citilink (10 penerbangan).

Di Terminal 3, rencana keberangkatan rute domestik oleh Garuda Indonesia (29 penerbangan), dan kedatangan rute domestik Garuda Indonesia (29 penerbangan).

[Gambas:Video CNN]

(wel/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK