Besok, KRL Beroperasi Normal 12 Jam Sesuai Ketentuan PSBB

CNN Indonesia | Senin, 25/05/2020 20:09 WIB
Sejumlah penumpang duduk di dalam rangkaian KRL di Stasiun Tangerang, Banten, Sabtu (18/4/2020). Kementerian Perhubungan memutuskan tidak memberhentikan sementara kegiatan operasional KRL Jabodetabek saat PSBB melainkan hanya membatasi jumlah penumpang di KRL. ANTARA FOTO/Fauzan/hp. KRL akan beroperasi normal pukul 06.00-18.00 sesuai ketentuan jadwal selama PSBB DKI Jakarta pada esok hari, Selasa (26/5).(ANTARA FOTO/Fauzan).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan beroperasi normal pukul 06.00-18.00 sesuai ketentuan jadwal selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta pada esok hari, Selasa (26/5). Jam operasional ini kembali normal setelah KCI menerapkan jadwal terbatas selama libur lebaran pada 24-25 Mei 2020. 

"Jadwal pemberangkatan kereta-kereta pertama dari wilayah penyangga Jakarta mulai pukul 05.00 WIB," ungkap VP Corporate Communications KCI Anne Purba melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (25/5). 

Bersamaan dengan operasional normal, Anne menghimbau penumpang untuk terus menerapkan protokol kesehatan nasional. Misalnya, tetap menggunakan masker, mengikuti pemeriksaan suhu tubuh, dan memanfaatkan fasilitas wastafel tambahan yang ada di stasiun untuk cuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum dan sesudah naik KRL. 


Selain itu, KCI juga meminta penumpang untuk tidak bicara secara langsung maupun melalui telepon genggam selama berada di dalam kereta. Hal ini mengingat penularan virus corona adalah melalui droplet atau cairan yang dapat keluar dari mulut dan hidung saat kita batuk, bersin, maupun berbicara.

"KRL masih beroperasi hanya untuk mereka yang benar-benar memiliki kebutuhan mendesak dan dikecualikan dalam PSBB," katanya. 

Tak ketinggalan, Anne mengingatkan operasional KRL pada masa PSBB akan tetap dibatasi, di mana jumlah penumpang dalam satu gerbong kereta maksimal 60 orang. Pembatasan dilakukan dengan penyekatan penumpang di sejumlah titik, sehingga jumlah yang berada di peron dan di dalam kereta terkendali. 

"Bila diperlukan, petugas juga melakukan buka tutup pintu masuk stasiun," imbuhnya. 

Sementara pada hari kedua lebaran, KCI mencatat jumlah penumpang mencapai 83.125 orang dari total pengoperasian terbatas dalam dua tahap. Tahap pertama dilangsungkan pukul 06.00-08.00 WIB dan tahap kedua pada 16.00-18.00 WIB. 

Jumlah ini turun 86 persen dari total penumpang pada hari kedua lebaran 2018 mencapai 629.983 orang. Sementara dibandingkan hari kedua lebaran 2018, jumlahnya turun 88,9 persen dari 749.332 orang. 

Secara total ada 448 perjalanan kereta pada masa libur lebaran dua hari ini. KCI sempat menambah 18 perjalanan kereta karena jumlah penumpang meningkat dan agar jaga jarak fisik (physical distancing) tetap bisa dilakukan di dalam kereta. 

KCI mencatat ada beberapa stasiun yang mengalami antrian panjang penumpang, misalnya Stasiun Angke, Cikarang, dan Karet. Antrian terjadi sekitar dua jam sebelum keberangkatan pertama, namun antrian dapat terurai dalam waktu 10-15 menit. 

"Selanjutnya operasional sore hari berlangsung relatif lancar," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

(uli/age)