Protokol yang dimaksud tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.01/Menkes/335/2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di Tempat Kerja Sektor Jasa dan Perdagangan (Area Publik) dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengatakan pihaknya siap menyesuaikan aktivitas bisnis dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Saat ini, para pengusaha tengah berkoordinasi dengan pemerintah dalam menyiapkan standar operasional baru (SOP) yang nantinya akan disesuaikan dengan sektor usaha masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menargetkan pada akhir Mei, SOP itu telah dirampungkan. Dengan demikian, pada awal Juni sebagian usaha yang diperbolehkan beroperasi dapat langsung memulai aktivitas ekonomi.
Namun, ia menilai new normal tak akan langsung lancar, akan ada proses penyesuaian terlebih dahulu. Pemulihan atau masa transisi, kata dia, perlu waktu. Ia memprediksikan berbagai pihak akan membutuhkan 1-2 bulan untuk benar-benar siap menjalankan new normal.
"Kita masih perlu lihat bagaimana proses normalisasi ini akan berjalan," imbuhnya.
Senada, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan KADIN Benny Soetrisno menyatakan siap menjalankan sistem kerja baru yang mengakomodir protokol kesehatan sesuai arahan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
Meski mengaku belum memiliki protokol new normal, namun ia berjanji akan segera menyiapkannya, mengingat berbagai bisnis bakal diperbolehkan membuka kembali usahanya pada awal Juni.
Ia memberi keleluasaan kepada masing-masing sektor usaha untuk menentukan kapan akan kembali beroperasi setelah PSBB akan dilonggarkan. Sebab, seluruh sektor dan usaha memiliki kesiapan masing-masing dan tak dapat dipaksa beroperasi serentak pada hari yang sama.
"Masing masing usaha menentukan sendiri kapan memulai aktivitas usahanya, bergantung apakah seluruh supply chain (rantai pasok) sudah buka. Untuk penjualan ritel, ya harus batasi jumlah pengunjung, kalau banyak pembeli tambah jam kerjanya," tandasnya.
[Gambas:Video CNN]
(wel/bir)