Konsumsi BBM Solar Anjlok 71 Persen pada Lebaran

CNN Indonesia | Rabu, 27/05/2020 19:50 WIB
Sejumlah pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar jenis Premium dengan cara self service di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu (23/12). Pemerintah menurunkan harga bahan bakar jenis premium sebesar Rp150 per liter, yaitu dari Rp7.300 per liter menjadi Rp7.150 per liter, sedangkan solar menjadi Rp5.950 per liter berlaku mulai 5 Januari 2016. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./aww/15. Rata-rata konsumsi BBM jenis solar merosot 71 persen menjadi 11.656 KL per hari pada periode lebaran. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) mencatat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) merosot tajam selama H-1 hingga H+1 lebaran.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, penyaluran gasoil atau BBM jenis solar selama tiga hari lebaran rata-rata sebanyak 11.656 Kilo Liter (KL) per hari.

Ia merinci, realisasi penyaluran gasoil pada H-1 mencapai 19.428 KL, hari H lebaran sebesar 7.061 KL, dan pada H+1 mencapai 8.478 KL.


"Kalau dibandingkan rata-rata penyaluran harian normal gasoil periode Januari-Februari 2020 sebesar 41.308 KL, maka penyaluran gasoil saat lebaran turun 71,78 persen," kata Fajriyah dalam keterangan resminya, Rabu (27/5).

Sementara itu, konsumsi gasoline atau BBM jenis Premium, Petralite dan Pertamax selama tiga hari Lebaran tersebut mencapai 77.140 KL.

Konsumsi BBM jenis ini mengalami kenaikan pada H-1 Lebaran sebesar 99.932 KL, namun pada hari H lebaran konsumsi turun di angka 58.510 KL dan H+1 tercatat 72.978 KL.

Adapun rata-rata penyaluran harian normal periode Januari-Februari 2020 mencapai 93.557 KL.

"Pada H-1 gasoline sempat mengalami kenaikan 6,8 persen di atas konsumsi normal, namun pada hari-hari selanjutnya konsumsi turun sehingga secara rata-rata selama H-1 sampai dengan H+1 lebaran, konsumsi BBM jenis gasoline masih 18 persen di bawah konsumsi normal" terangnya.

Sebaliknya, untuk LPG 3 kg, rata-rata penyaluran selama tiga hari Lebaran mencapai 14.404 MT dengan rincian H-1 25.860 MT, H tidak ada penyaluran karena libur Lebaran, dan H+1 mencapai 17.352 MT.

"Penambahan penyaluran LPG 3 kg dilakukan mulai H-7 sampai H-1 dengan rata-rata penyaluran sekitar 7 persen di atas normal," ujar Fajriyah.

Fajriyah mengatakan Satgas Pertamina terus bersiaga hingga 8 Juni 2020 untuk memonitor distribusi BBM dan LPG serta memastikan stok dalam kondisi aman.

"Satgas masih terus berjalan, termasuk layanan Pertamina Call Center 135. Jika masyarakat membutuhkan informasi tentang produk Pertamina maupun layanan antar (delivery service), silahkan kontak ke 135," pungkas Fajriyah.

[Gambas:Video CNN]

(hrf/sfr)