PUPR Teken Kontrak Rp5 T Untuk Kembangkan 5 Destinasi Wisata

CNN Indonesia | Jumat, 29/05/2020 15:56 WIB
Basuki Hadimuljono telah bertemu Presiden Jokowi pada Selasa (22/10) dan mengaku membicarakan soal pembangunan infrastruktur di Indonesia PUPR sudah teken kontrak Rp5 triliun untuk mengembangkan 5 destinasi wisata prioritas. (CNN Indonesia/Feri Agus Setiawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan pemerintah sudah meneken kontrak untuk pengerjaan proyek destinasi wisata super prioritas senilai Rp5,1 triliun. Proyek itu masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Tentang PSN lima destinasi wisata super prioritas untuk 2020 dialokasikan Rp6,4 triliun. Dari Rp6,4 triliun itu sebesar Rp5,1 triliun sudah ditandatangani kontraknya," ucap Basuki dalam video conference, Jumat (29/5).

Basuki menjelaskan lima destinasi wisata yang masuk dalam super prioritas adalah Danau Toba di Sumatra Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, dan Likupang di Sulawesi Utara.


Basuki menyatakan sejumlah proyek akan dimulai pekan ini. Salah satunya adalah penataan Pantai Parapat di Danau Toba.

"Kemudian juga kawasan Huta Siallagan di Samosir, termasuk yang lain-lain. Ini kegiatan kawasan belum termasuk perbaikan jalan, pelebaran jalan, gapura, dan pasar," kata Basuki.

Kemudian, ia bilang pemerintah juga akan menyediakan beberapa akses pintu untuk masuk kawasan Borobudur. Hal itu diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada wisatawan yang datang dari berbagai kawasan.

"Jadi itu ada beberapa gerbang yang akan dibangun untuk antarkan turis menuju kawasan Borobudur," imbuh Basuki.

Ia menambahkan pemerintah juga mulai mengerjakan jalan di sekitar Puncak Waringin dan Gua Cermin di Labuan Bajo. Lalu, penataan Pantai Malalayang di Manado.

"Seluruh anggaran untuk lima destinasi wisata ini tidak dihemat agar harapannya setelah pandemi bisa cepat bangkit," pungkas Basuki.

[Gambas:Video CNN]

(aud/agt)