Pemerintah Akan Resmikan 4 Ruas Tol Juni Mendatang

CNN Indonesia | Jumat, 29/05/2020 14:35 WIB
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyambangi Kantor Kemenko Polhukam untuk membahas pembangunan sejumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dengan Menko Polhukam, Mahfud MD, Rabu (19/2). Basuki Hadimuljono menyebut 4 ruas tol akan diresmikan Juni mendatang. (CNN Indonesia/Tiara Sutari).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan empat ruas tol akan diresmikan pada Juni 2020 mendatang. Tol tersebut adalah Banda Aceh-Sigli seksi IV, Pekanbaru-Dumai, Balikpapan-Samarinda, dan salah satu bagian di ruas Tol Manado-Bitung.

Basuki menjelaskan keempat ruas tol itu sedang dalam proses uji laik fungsi. Jika prosesnya lancar, maka tol akan diresmikan bulan depan.

"Progres yang bisa diresmikan pada Juni ini adalah Banda Aceh-Sigli seksi 4 sepanjang 14 km, Pekanbaru-Dumai 131 km, bagian dari Manado-Bitung, dan Balikpapan-Samarinda seksi I-V sepanjang 33 km sudah siap," ungkap Basuki dalam video conference, Jumat (29/5).


Selain itu, ada beberapa tol yang akan diresmikan pada akhir tahun ini. Tol tersebut adalah Pettarani-Makassar, Cibitung-Cilincing, dan Kriyan-Legundi-Bunder Manyar.

"Ini yang sampai akhir tahun sudah siap diresmikan," imbuh Basuki.

Lebih lanjut Basuki menyatakan Kementerian PUPR juga telah melakukan market sounding untuk pembangunan 10 ruas tol. Ia menjabarkan ruas tol yang dimaksud adalah Solo-Yogyakarta, Cileunyi-Garut-Tasikmalaya, akses Patimban, Bogor-Serpong, Sentul Selatan-Karawang Barat, Tol Pelabuhan Semarang, Semarang-Balaraja, Cikunir-Karawaci, dan Cikunir-Ulujami.

Kemudian, Basuki menyatakan pihaknya juga akan mengejar target pembangunan lima bendungan tahun ini. Bendungan itu akan dibangun di Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, dan Gorontalo.

"Sekarang sedang proses lelang dan konstruksi," imbuh Basuki.

[Gambas:Video CNN]
Selain itu, pemerintah juga akan membangun jaringan irigasi di sejumlah wilayah. Basuki bilang sejauh ini pihaknya telah menandatangani sembilan kontrak rehabilitasi jaringan irigasi.

"Semuanya 88 hektare (ha) dengan anggaran total Rp3,1 triliun. Sudah kami kumpulkan dan kami arahkan Juni-Juli 2020 agar segera dimulai pekerjaannya," jelas Basuki. (aud/agt)