"Problem-nya, saya akui, masih belum mudah bagi UMKM untuk mengakses ke sana (KUR dan pembiayaan)," ujar Teten dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (13/6).
Padahal, sumber pembiayaan UMKM dari pemerintah cukup banyak. Selain KUR yang memiliki bunga 6 persen, ada pembiayaan yang disalurkan lewat BLU pemerintah di berbagai kementerian, sebesar Rp30 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ini disinergikan, yaitu seluruh sumber pembiayaan dari pemerintah dan swasta (fintech), tentu akan sangat besar manfaatnya bagi UMKM (untuk) naik kelar," ujar Teten.
Oleh karena itu, Teten menganggap langkah untuk menciptakan permintaan adalah sesuatu yang penting.
"Dengan adanya perusahaan fintech, seharusnya risk profile di perbankan akan terpotong. Di marketplace, kita bisa melihat kinerja UMKM dari trading history yang sudah dihasilkan", kata Bobby.
Menurut Bobby, dengan analisa digital di marketplace, fintech merupakan pintu baru bagi UMKM untuk dapat mengakses permodalan.
"Bahkan, saya mengusulkan, dengan masih sulitnya UMKM mengakses KUR, bank pelaksana KUR bisa bekerja sama dengan perusahaan Fintech", jelas Bobby.
[Gambas:Video CNN]
Dalam kesempatan yang sama, COO KoinWorks Bernard Arifin menyatakan siap bekerja sama atau menjadi jalur untuk menyalurkan KUR.