Cara Daftar M-Banking Mandiri dan Transfer Online

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 03/07/2020 14:09 WIB
Aplikasi Mobile Banking Bank Mandiri Eror Bagi yang belum memiliki aplikasinya, berikut cara daftar M-banking Mandiri agar transfer uang lebih praktis dan memudahkan mobilitas Anda. (Foto: CNN Indonesia/ Ervina Anggraini)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mobile banking (M-banking) menjadi solusi antiruwet bagi para nasabah bank di seluruh Tanah Air. Nasabah tak perlu repot-repot datang langsung ke bank atau anjungan tunai mandiri (ATM) untuk melakukan transaksi cek informasi saldo, transfer uang, hingga transaksi online.

Dengan layanan transaksi keuangan dalam genggaman, nasabah dapat menebus barang yang dibeli secara online secara cepat, tak sampai lima menit.

Bank milik BUMN, Bank Mandiri, salah satu yang turut memfasilitasi fitur M-Banking bagi para nasabahnya. Melansir dari situs resmi Bank Mandiri, berikut cara daftar dan cara transfer M-Banking Mandiri, serta cara buka rekening Bank Mandiri.


Namun ketahui dulu persyaratan berikut sebelum calon nasabah memutuskan mendaftar M-Banking Mandiri.

Syarat Mendaftar M-Banking Mandiri

Guna langkah mempermudah pendaftaran M-banking Mandiri dan sebelum mendatangi customer service (CS) bank, pengguna harus memenuhi atau membawa persyaratan sebagai berikut agar tidak kecele saat mendaftar:

Nasabah menyetor uang di cabang Bank Mandiri Gambir pada saat libur lebaran, Jakarta (20/6). Per tanggal 21 Juni 2018, seluruh kantor cabang Bank Mandiri sudah beroperasi secara menyeluruh. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)Anda harus menjadi nasabah bank dan punya nomor rekening untuk bisa mendaftar m-banking Mandiri (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)

1. Terdaftar sebagai Nasabah Bank Mandiri

Pendaftar dipastikan merupakan nasabah Bank Mandiri yang dibuktikan dengan memiliki buku tabungan. Pasalnya, buku tabungan adalah bukti validasi bahwa pengguna memiliki rekening Mandiri. Yang perlu diingat, buku tabungan wajib dibawa nasabah saat mendaftar di cabang Bank Mandiri terdekat.

Bagi pendaftar yang belum memiliki buku tabungan atau belum membuka rekening, berikut beberapa tahapan yang perlu juga untuk disimak:

- Melakukan registrasi atau pendaftaran ke Bank Mandiri terdekat dengan membawa KTP untuk WNI, Paspor/KITAS untuk WNA, dan Kartu Pelajar dengan persetujuan orang tua bagi para pelajar di bawah umur
- Bawa Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi yang sudah bekerja
- Bawa setoran awal minimal uang Rp500 ribu
- Lakukan pendaftaran ke Customer Service
- Setelah selesai, nasabah akan mendapatkan buku tabungan dan Kartu Debit (Kartu yang dapat digunakan untuk akses ATM dan belanja)
- Nasabah juga harus sepakat setiap bulan akan mendapat potongan administrasi mulai dari Rp12 ribu

2. Wajib membawa Kartu Identitas dan Kartu Debit Mandiri

Untuk membuktikan bahwa nasabah merupakan pemilik sah buku tabungan, nasabah harus menunjukkan KTP, SIM, atau Paspor yang masih berlaku. Apabila menggunakan KTP, pastikan KTP terdaftar sebagai e-KTP.

Nasabah juga tidak boleh lupa membawa kartu debit atau kartu ATM saat mendaftarkan diri untuk menikmati fasilitas M-Banking.

3. Pastikan Menggunakan Operator Seluler yang Didukung Mandiri

Ilustrasi sim card untuk smartphone. CNNIndonesia/Safir MakkiSyarat lain daftar M-banking Mandiri adalah harus menggunakan provider Telkomsel, Indosat, XL, Smartfren, dan 3 (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)

Bank Mandiri hanya mendukung penggunaan M-Banking dengan operator seluler Telkomsel, Indosat, XL, Smartfren, dan 3 (Three).

Tidak hanya operator seluler, nasabah juga diwajibkan memiliki perangkat smartphone yang mendukung aplikasi M-Banking.

Spesifikasi minimum Operation System (OS) smartphone untuk M-Banking Mandiri: untuk tipe Android minimal lollipop 5.1, sedangkan untuk iOS harus versi 8 ke atas.

4. Melakukan Aktivasi MPIN

Nasabah akan dipersilahkan memilih enam digit PIN rahasia saat mendaftar M-Banking. Pastikan MPIN ini dapat diingat dan lebih baik jangan gunakan tanggal lahir.

Selain itu, nasabah harus memiliki pulsa yang cukup karena aktivasi, hingga proses cek saldo, dan sebagainya. Ke depannya, biaya akan dibebankan ke nasabah melalui pulsa pribadi.


Cara Daftar M-Banking Mandiri

Setelah berhasil memenuhi persyaratan yang telah disebutkan, nasabah akan menerima link aplikasi melalui SMS di nomor yang telah didaftarkan.

Silakan buka linknya yang akan menuju ke Play Store atau App Store. Setelah itu nasabah wajib mengunduh aplikasi M-Banking Mandiri di gawai masing-masing.

Ilustrasi Smartphone SamsungLangkah terakhir daftar M-banking Mandiri adalah pengisian data diri melalui aplikasi mobile banking yang telah di-install pada smartphone (Foto: kaboompics)

Berikut tahapan yang wajib dipatuhi saat mengisi pendaftaran di aplikasi M-Banking:

- Masukkan data mandiri kartu debit atau digit nomor yang tertera di kartu nasabah
- Masukkan nomor mandiri kartu debit beserta expiry date dan tanggal lahir nasabah
- Verifikasi Nomor Ponsel melalui SMS yang dikirimkan ke nomor yang terdaftar
- Setelah nomor berhasil terverifikasi, tentukan ID pengguna dan kata sandi yang diinginkan. Usahakan jangan membuat kata sandi dengan tanggal lahir
- Lengkapi data tambahan seperti alamat e-mail dan tambahkan gambar profil (tidak wajib), lalu klik Buat Akun
- Masukkan MPIN yang telah dibuat dan yang sebelumnya telah diaktivasi di cabang Bank Mandiri


Cara Transfer M-Banking Mandiri

Setelah nasabah berhasil mendaftarkan akun M-Banking di gawai masing-masing, akan ada beberapa keuntungan selanjutnya yang dapat mempermudah mobilitas para nasabah, antara lain kemudahan transfer dana secara real-time dan transfer limit yang cukup besar.

Pembuatan kartu kredit di Bank Mandiri, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2015. Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) melihat, pertumbuhan kartu kredit hanya akan tumbuh satu digit di tahun 2015. Pertumbuhan jumlah kartu kredit hanya 5% di tahun 2015. CNN Indonesia/Safir MakkiDengan memiliki M-banking Mandiri, nasabah dimudahkan bertransaksi kapan pun dan di mana pun (Foto: Safir Makki)

- Login M-Banking dengan memasukkan ID Pengguna dan Kata Sandi
- Setelah berhasil masuk, silakan klik menu Transfer
- Ada dua pilihan transfer uang, nasabah dapat memilih transfer ke rekening mandiri atau transfer ke bank lain dalam negeri. Yang perlu dicatat, nasabah tidak dibebankan biaya tambahan untuk transfer dalam bank atau sesama Mandiri, namun jika melakukan transfer ke luar bank dikenakan biaya tambahan Rp6.500
- Kemudian klik 'Pilih rekening sumber', pilih nomor rekening sendiri
- Isi kolom rekening tujuan dengan nomor rekening yang dituju
- Isi kolom jumlah transfer dengan nominal yang sesuai
- Isi kolom deskripsi (tidak wajib)
- Pada menu 'kapan?', nasabah dapat memilih akan melakukan transfer real-time saat itu juga atau dijadwalkan pada hari atau pukul tertentu
- Pastikan lagi nomor rekening tujuan dan nominal telah sesuai, jika sudah yakin, klik 'kirim' dan masukkan MPIN


Bank Mandiri juga telah menaikkan transaksi limit transfer bank. Kini, nasabah dapat melakukan transfer antarrekening Bank Mandiri hingga Rp200 juta per hari.

Sementara untuk transfer antarbank online atau bank luar Mandiri, limit transaksinya Rp200 juta per hari atau Rp50 juta per transaksi yang dapat dilakukan empat kali transfer.

Nah, setelah mengetahui cara daftar M-Banking Mandiri dan transfer online ini diharapkan para nasabah dapat mulai menyesuaikan diri dengan digitalisasi, sebab layanan yang sudah disediakan ini sangat memudahkan.

Namun yang perlu diingat, kerahasiaan MPIN dan bagaimana perangkat nasabah yang terhubung dengan M-Banking harus mendapatkan perhatian khusus. Pasalnya saat ini kasus penipuan kerap terjadi yang mengakibatkan rekening bank dapat dibobol dengan mudah.

(khr/fef)

[Gambas:Video CNN]