Perusahaan Sirkus Bangkrut, PHK 3.500 Karyawan

cnn, CNN Indonesia | Kamis, 02/07/2020 12:18 WIB
A crowd watches a performance of Perusahaan sirkus akrobatik Cirque du Soleil telah mengajukan bangkrut dan mem-PHK 3.500 karyawan. (Sebastien St-Jean / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan sirkus akrobatik Cirque du Soleil telah mengajukan kebangkrutan. Perusahaan yang berpusat di Montreal, Kanada ini mengungkap penyebab bangkrut karena penutupan paksa di tengah pandemi virus corona. Cirque akan merestrukturisasi utang dengan bantuan pemerintah Kanada dan ekuitas dari swasta.

Dikutip dari CNN.com, pengajuan bangkrut dilakukan tiga bulan setelah menghentikan sementara produksi pertunjukan, termasuk enam di Las Vegas. Perusahaan ini juga memiliki sekitar 10 tur yang sedang berlangsung di seluruh dunia, termasuk 'O', 'Michael Jackson One' dan 'The Beatles Love'

"Selama 36 tahun terakhir, Cirque du Soleil telah menjadi organisasi yang sangat sukses dan menguntungkan. Namun, dengan nol pendapatan sejak penutupan paksa semua pertunjukan kami," kata Daniel Lamarre, CEO Cirque du Soleil Entertainment Group dalam rilisnya.


Cirque telah menerima bantuan US$300 juta dalam pendanaan baru untuk mendukung pertunjukan kembali dan bantuan bagi karyawan serta mitra Cirque yang terdampak. Saat ini, Cirque memiliki utang hampir US$1 miliar.

Beban perusahaan semakin besar karena penangguhan pertunjukan di tengah pandemi. Hal ini membuat Cirque mem-PHK sekitar 3.500 karyawan.

"Selama 36 tahun terakhir, Cirque du Soleil telah menjadi organisasi yang sangat sukses dan menguntungkan. Namun, dengan nol pendapatan sejak penutupan paksa semua pertunjukan kami," kata Daniel Lamarre, CEO Cirque du Soleil Entertainment Group dalam rilisnya.

[Gambas:Video CNN]



(age/bir)