Sentimen Kenaikan Kasus Baru Corona Bakal Gerus Kinerja IHSG

CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 06:20 WIB
Monitor Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2019. IHSG pada pukul 12:00 menguat 0,86 persen atau 53,68 poin ke level 6.311,01 pada akhir sesi I perdagangan hari ini. CNN Indonesia/Hesti Rika Laju IHSG diramal melemah pada perdagangan Rabu (8/7). Pelemahan dipicu oleh sentimen kenaikan kasus harian corona yang masih terjadi. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan melemah perdagangan Rabu, (8/7) akibat tingginya kasus positif virus corona.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan pergerakan indeks bakal dibayangi oleh tingginya kasus harian covid-19 serta masih minimnya sentimen pendorong. Secara teknikal juga mengindikasikan pelemahan.

"IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal indikator stochastic bergerak di area overbought mengindikasikan rentang penguatan sudah terbatas,"katanya seperti dikutip dari risetnya.


Ia meramal indeks saham bergerak di rentang support 4.964-4.975 dan resistance 5.004-5.022.

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menyebut fluktuasi nilai tukar rupiah masih akan mewarnai pergerakan kinerja indeks.

"Fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas serta jelang rilis data perekonomian tingkat penjualan eceran masih akan turut mewarnai pergerakan IHSG pada hari ini," paparnya.

[Gambas:Video CNN]

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang 4.789-5.018.

Di sisi lain, saham-saham utama Wall Street ditutup melempem. Indeks Dow Jones turun 1,51 persen ke level 25.890, S&P 500 melemah 1,08 persen ke level 3.145, dan Nasdaq Composite tergerus 0,86 persen menjadi 10.343.

(wel/sfr)