Kisah Yoga, Antisipasi Biaya Persalinan Istri dengan JKN-KIS

BPJS Kesehatan, CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 17:38 WIB
Program JKN-KIS BPJS Program JKN-KIS ini sangat membantu Yoga dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan persalinan dengan biaya terjangkau di rumah sakit. (Foto: Dok.BPJS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadi salah satu kebutuhan yang wajib dimiliki terutama dalam situasi seperti saat ini. Tak hanya untuk kebutuhan pengobatan penyakit, namun juga manfaatnya untuk persalinan.

Yoga, salah satu peserta jaminan kesehatan BPJS ini mengaku telah merasakan manfaat yang diberikan oleh program yang digalakkan oleh BPJS Kesehatan itu bagi keluarga kecilnya.

"Menurut saya, Program JKN-KIS ini akan sangat membantu saya ke depannya seperti mendapatkan pelayanan kesehatan dan persalinan dengan biaya terjangkau," ujar Yoga, Senin (2/7).


Pria 26 tahun asal Cileungsi itu mengaku mengaktifkan kembali kartu JKN-KIS sekaligus mutasi menjadi peserta mandiri.

Alasannya, perusahaan tempatnya bekerja terkena dampak wabah virus corona sehingga ia terpaksa dirumahkan. Sementara ia membutuhkan JKN-KIS untuk biaya persalinan sang istri.

"Saya menyadari betul, jaminan kesehatan sangatlah penting untuk dimiliki, beberapa kali pernah saya gunakan dan tidak pernah mengalami masalah. Pelayanan cepat, tidak susah maupun tidak ribet serta untuk mendapatkan rujukan juga tidak dipersulit."

Yoga dan istrinya mengaku biaya pengecekan kandungan dengan USG saja sudah mahal, kemudian nantinya pada saat persalinan pasti lebih besar lagi biayanya.

"Terlebih, sebentar lagi istri mau melahirkan, pastinya JKN-KIS dapat membantu biaya saya dan istri," tambah Yoga.

Ia pun menyarankan pada masyarakat yang belum atau berencana mendaftar Program JKN-KIS, jangan khawatir menganggap proses mengurus JKN-KIS itu sulit.

"Lebih baik langsung datang ke kantor BPJS Kesehatan setempat agar mengetahui bagaimana prosedurnya dengan tepat dan manfaat apa saja yang akan didapatkan," pungkasnya.

Diketahui, program kerja sama dengan BPJS Kesehatan ini dapat dinikmati seluruh penduduk Indonesia bahkan Warga Negara Asing (WNA) yang telah tinggal minimal 6 bulan di Indonesia.

Pemerintah menyarankan agar seluruh penduduk Indonesia dapat memiliki Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

(fef)

[Gambas:Video CNN]