Jokowi Tunjuk Prabowo Bangun Food Estate 178 Ribu Ha

CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2020 18:23 WIB
Presiden Joko Widodo menuju Kalimantan Tengah meninjau Food Estate dan posko covid-19, Kamis (9/7) Jokowi menugaskan Menhan Prabowo Subianto dan menteri lain membangun food estate atau lumbung pangan 178 ribu hektare di Kalteng. (Laily Rachev - Biro Setpres).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menugaskan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk menjadi penanggung jawab atau memberikan komando dalam pembangunan food estate atau lumbung pangan seluas 178 ribu hektare di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Jokowi menyatakan lumbung padi yang akan dibangun pada tahap awal seluas 30 ribu Ha. Lalu, dalam waktu satu setengah tahun atau maksimal dua tahun akan ditambah lagi lumbung padi seluas 148 ribu Ha.

"Leading sector-nya ini nanti karena menyangkut cadangan strategis pangan maka akan diberikan ke Pak Menteri Pertahanan," ungkap Jokowi ketika melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Tengah, dikutip Kamis (9/7).

Namun, pembangunan lumbung padi juga akan dimonitor oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR. Kemudian, pemerintah setempat seperti, gubernur hingga bupati akan ikut memantau pembangunan tersebut.


Jokowi menyatakan pembangunan lumbung pangan perlu dilakukan untuk mengantisipasi potensi krisis pangan di tengah pandemi virus corona. Hal ini sesuai dengan peringatan kelangkaan bahan pangan yang disampaikan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) beberapa waktu lalu.

"Saya kira sudah tahu semua bahwa FAO memberikan peringatan krisis pangan akan melanda dunia karena pandemi dan juga karena memang adanya musim yang tidak bisa diatur dan diprediksi," terang Jokowi.

Makanya, pemerintah perlu menyiapkan cadangan logistik nasional untuk pangan. Nantinya, cadangan itu akan dikelola oleh suatu badan.

"Badan ini nanti bisa bekerja sama dengan pola investasi, baik nanti dikerjakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau dengan skema yang lain," ucap Jokowi.

Ia berharap cadangan strategis pangan ini bisa dikelola dengan baik. Dengan demikian, jika masyarakat kekurangan bahan pangan, maka bisa disediakan dari Kalimantan Tengah.

"Semuanya akan dikelola dengan manajemen yang ada dan kalau sisa itulah yang akan diekspor ke negara lain," jelas Jokowi.

[Gambas:Video CNN]



(aud/agt)