Jokowi Minta BKPM Siapkan Tanah Murah untuk Kawasan Industri

CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2020 17:10 WIB
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas tentang Percepatan Kemudahan Berusaha, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (21/11) siang. (Setkab.go.id/Jay) BKPM mengaku diminta Jokowi menyediakan lahan di bawah Rp1 juta per meter persegi untuk kawasan industri. Setkab.go.id/Jay).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan lembaganya menyiapkan kawasan industri yang bisa menawarkan harga tanah terjangkau atau kompetitif. Setidaknya, harga tanah bisa di bawah Rp1 juta per meter.

"Presiden Jokowi meminta kami untuk menciptakan kawasan industri dengan harga tanah yang sangat kompetitif di bawah Rp1 juta per meter," ungkap Bahlil dalam video conference, Kamis (9/7).

Ia bilang harga tanah yang murah bisa menarik investor asing menanamkan dananya di Indonesia. Bahlil bilang pemerintah akan menawarkan harga tanah di kawasan industri di Batang, Jawa Tengah di bawah Rp1 juta.


"BKPM memberikan jalan masuk yang mudah bagi investor dengan menyediakan lahan kompetitif dan juga upah pekerja yang kompetitif di Batang," terang Bahlil.

Menurutnya, lokasi kawasan industri di Batang terbilang sangat strategis. Tempatnya dekat dengan jalan tol dan terhubung dengan pelabuhan.

Bahlil menyatakan sudah ada tujuh perusahaan asing yang berkomitmen untuk merelokasi pabriknya ke Indonesia, khususnya ke Batang. Sebagian pabrik akan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada bulan ini.

"Ada tujuh perusahaan, termasuk China yang akan merelokasi pabriknya. Beberapa perusahaan akan groundbreaking Juli 2020," ucap Bahlil.

[Gambas:Video CNN]

Hanya saja, ia tak merinci perusahaan mana yang akan melakukan groundbreaking bulan ini. Hal yang pasti, sejumlah investor yang merelokasi pabriknya telah memenuhi seluruh persyaratan dalam berinvestasi di Indonesia.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan tujuh perusahaan yang akan merelokasi pabriknya berasal dari berbagai macam negara. Lima perusahaan berasal dari China, sedangkan dua lainnya dari Korea Selatan dan Jepang.

Berikut daftar 7 perusahaan yang memastikan relokasi ke Indonesia berdasarkan data BKPM:

- PT Meiloon Technology Indonesia
Relokasi pabrik dari Suzhou, China. Pabrik di Taiwan dan China merupakan pusat produksi untuk pasar global

- PT Sagami Indonesia
Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena biaya pabrik dan tenaga kerja di Indonesia lebih kompetitif dari China

- PT CDS Asia (Alpan)
Relokasi pabrik dari Xiamen, China karena tarif impor produknya dari Indonesia ke Amerika 0 persen dibanding tarif 25 persen dari China ke Amerika

- PT Kenda Rubber Indonesia
Relokasi pabrik dari Shenzen, China karena peningkatan permintaan pasar di Indonesia

- Denso, PT Denso Indonesia
Relokasi pabrik dari Jepang karena memandang Indonesia sebagai lokasi terbaik setelah melakukan riset ke berbagai negara di kawasan ASEAN

- PT Panasonic Manufacturing Indonesia
Relokasi dari China karena ingin menjadikan Indonesia sebagai pasar basis ekspor bagi beberapa kategori produk home appliances

- PT LG Electronics Indonesia
Relokasi dari Korea Selatan dan berencana menjadikan Indonesia sebagai regional hub baru yang menjangkau pasar Asia dan Australia

(aud/agt)