Ma'ruf Amin Tak Jamin Dana Rp695 T Pulihkan Ekonomi RI

CNN Indonesia | Selasa, 14/07/2020 14:02 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan keterangan, Kamis (26/12) Wapres Ma'ruf Amin menyatakan stimulus Rp695 triliun belum menjamin ekonomi RI lepas dari tekanan corona. CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan dana stimulus Rp695 triliun yang dikucurkan pemerintah untuk memulihkan ekonomi dalam negeri dari tekanan virus corona (Covid-19) belum menjadi jaminan  bagi pertumbuhan RI.

Hal itu ia utarakan saat memberikan pidato dalam acara 'Dialog Lintas Iman' yang dihadiri para pemuka agama secara daring, Selasa (14/7).

"Totalnya saat ini mencapai Rp 695 Trilyun, bukan berarti itu sudah menjamin pulihnya kondisi ekonomi dan sosial masyarakat," kata Ma'ruf.


Ma'ruf menjelaskan dana itu dialokasikan pemerintah untuk berbagai penanganan corona, seperti menyediakan fasilitas kesehatan, bantuan sosial, dan stimulus bagi dunia usaha.

Meski belum menjamin, Ma'ruf meyakini upaya pemerintah itu tidak akan sia-sia. Ia memprediksi ekonomi di dalam negeri bisa bangkit lagi dari tekanan virus corona.

Perbaikan katanya, akan terjadi mulai kuartal III 2020. Perbaikan terjadi setelah ekonomi dalam negeri mengalami kontraksi pada kuartal II .

"(Perbaikan) akan berlanjut pada kuartal berikutnya," kata dia.

[Gambas:Video CNN]



Ma'ruf mengatakan agar itu bisa tercipta pemerintah mulai menerapkan adaptasi kebiasaan baru (new normal) dengan diiringi dengan upaya pengendalian penularan Covid-19.

Ia menyatakan langkah itu diambil karena angka penularan corona di beberapa daerah Tanah Air sudah menunjukkan penurunan.

"Langkah ini ditempuh dengan maksud agar penyebaran virus tetap terkendali dan ditekan, tetapi kehidupan ekonomi tidak makin terpuruk," kata dia.

(rzr/agt)