Bahlil Libatkan 'Tim Mawar' Genjot Investasi Semester II 2020

CNN Indonesia | Rabu, 22/07/2020 20:31 WIB
BKPM akan melibatkan 'tim mawar' untuk mendampingi calon investor yang berminat menanamkan modalnya di Indonesia. BKPM bakal menggenjot realisasi investasi pada semester II 2020 dan melibatkan 'tim mawar' untuk memburu investasi. (Setkab.go.id/Jay).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bakal menggenjot realisasi investasi pada semester II 2020. Lembaga itu bahkan melibatkan 'tim mawar' untuk mendampingi calon investor yang berminat menanamkan dananya di Indonesia.

Tim mawar di sini maksudnya adalah perwakilan BKPM yang memiliki tugas untuk mengawal dan mempromosikan investasi di Indonesia. Mereka adalah karyawan BKPM yang sempat berada di luar negeri, kemudian ditempatkan menjadi tim mawar untuk memburu investasi.

"Tim mawar ini mengikuti setiap hari, tanyakan kepada mereka (investor). Jadi kami pro aktif," ucap Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam video conference, Rabu (22/7).


Ia menyatakan situasinya kini berbeda. Kalau dulu investor yang mencari pemerintah untuk mendapatkan izin investasi, tapi sekarang pemerintah yang mengejar investor demi mencapai target investasi.

"Kalau sekarang kami kejar investor, yang penting investornya jangan lari-lari. Itu strategi lapangan bagaimana kami meyakinkan," terang Bahlil.

Menurutnya, investor butuh kepastian hukum. Selain itu, mereka juga berharap agar tak ada pungutan liar dalam menjalankan bisnis di dalam negeri.

"Ini harus ada kerja sama dengan semua pihak. Jadi mereka (investor) mau masuk ke Indonesia," jelas Bahlil.

Sebagai informasi, BKPM menargetkan investasi tahun ini dapat mencapai Rp817,2 triliun. Namun, realisasinya hingga semester I 2020 baru 49,3 persen atau Rp402,6 triliun.

Realisasi investasi itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp207 triliun atau 51.4 persen dari target dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp195,6 triliun atau 48,6 persen dari target. Realisasi PMDN naik 13,2 persen, sedangkan PMA turun 8,1 persen.

[Gambas:Video CNN]



(aud/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK