Harga Emas Naik, Nasabah Pegadaian Bisa Tambah Jatah Pinjaman

CNN Indonesia | Selasa, 28/07/2020 14:54 WIB
Pegadaian mengajak masyarakat untuk melakukan top up atau menambah pinjaman dari emas yang telah diagunkan seiring dengan kenaikan harga emas. Pegadaian mengajak masyarakat untuk melakukan top up atau menambah pinjaman dari emas yang telah diagunkan seiring dengan kenaikan harga emas. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pegadaian (Persero) mengajak masyarakat untuk melakukan top up atau menambah nilai pinjaman dari agunan emas nasabah. Direktur Pegadaian Harianto Widodo mengatakan top up dapat dilakukan seiring dengan kenaikan harga emas yang telah menyentuh Rp1 juta per gram per hari ini.

"Masyarakat yang menggadaikan emas dan mau menambah pinjaman dapat melakukan tambahan pinjaman mereka tanpa ada tambahan biaya administrasi," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (28/7).

Harianto menuturkan standar loan to value (LTV) di Pegadaian bisa mencapai 92 persen. Namun, karena harga emas merangkak naik sejak Juni lalu, saat ini posisi LTV Pegadaian rata-rata adalah sebesar 80 persen.


Dengan demikian, masih ada ruang menambah pinjaman sebesar 12 persen bagi masyarakat yang telah menggadaikan emasnya.

"Karena harga emas naik, plafon naik juga. Memang, masyarakat tidak serta merta top up pinjamannya ketika harga naik. Tapi kami akan sangat senang kalau masyarakat mengambil lagi karena ada sekitar 12 persen lagi pinjaman yang bisa dinaikkan dan saya yakin semakin ke depan ketika harga naik, terus bisa bertambah sampai 15 persen," ucapnya.

Saat ini, Pegadaian mencatat jumlah nasabah gadai emas mencapai 11 juta dengan total pinjaman mencapai Rp43 triliun. Artinya, dengan LTV 80 persen nilai emas yang diagunkan bisa mencapai Rp60 triliun.

Seperti diketahui, harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam tembus posisi Rp1,022 juta per gram pada Selasa (28/7). Posisi itu melonjak Rp25 ribu dari sebelumnya Rp997 ribu per gram.

Sementara, harga pembelian kembali (buyback) naik Rp23 ribu per gram dari Rp896 ribu menjadi Rp919 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp541 ribu, 2 gram Rp1,98 juta, 3 gram Rp2,95 juta, 5 gram Rp4,89 juta, 10 gram Rp9,71 juta, 25 gram Rp24,16 juta, dan 50 gram Rp48,24 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp96,41 juta, 250 gram Rp240,76 juta, 500 gram Rp481,32 juta, dan 1 kilogram Rp962,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/age)