Kereta Sawunggalih dan Wijayakusuma Akan Dioperasikan Lagi

CNN Indonesia | Selasa, 04/08/2020 11:02 WIB
PT KAI DAOPS V akan mengoperasikan lagi KA Sawunggalih dan Wijayakusuma setelah sempat dihentikan karena corona. Tapi, sementara operasi dilakukan akhir pekan. KAI akan mengoperasikan kembali KA Sawunggalih dan Wijayakusuma setelah sempat dihentikan karena corona. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi (Daop) V segera mengoperasikan kembali KA Sawunggalih relasi Kutoarjo-Purwokerto-Pasarsenen dan KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Kroya-Surabaya Gubeng-Ketapang.

Operasi dilakukan setelah sempat dihentikan sementara karena penyebaran virus corona. 

"Hanya saja, dua KA reguler tersebut untuk sementara hanya dijalankan setiap akhir pekan," kata Manajer Humas KAI Daop V Purwokerto Supriyanto seperti dikutip dari Antara, Selasa (4/8).


Ia menambahkan KA Sawunggalih dan Wijayakusuma untuk sementara hanya dioperasikan pada 7-9, 14-16, 21-23, dan 28-30 Agustus 2020.

Selain dua KA tersebut, lanjut dia, sejumlah kereta api reguler jarak jauh yang melewati wilayah KAI DAOPS V Purwokerto juga akan kembali dioperasikan pada Agustus. Kereta itu adalah, KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong, KA Senja Utama Solo relasi Solo Balapan-Pasar Senen, dan KA Mataram relasi Pasar Senen-Solo.

"Sama halnya dengan KA Sawunggalih dan KA Wijayakusuma, pengoperasian KA Pasundan hanya dilakukan setiap akhir pekan, yakni pada  7-9, 14-16, 21-23, dan 28-30 Agustus 2020. Sementara untuk KA Senja Utama Solo dan KA Mataram hanya dioperasikan pada tanggal 9, 17, 23, dan 30 Agustus 2020," katanya.

Lebih lanjut, Supriyanto mengatakan KAI sebelumnya telah mengoperasikan kembali sejumlah kereta api reguler jarak jauh dan menengah, baik yang beroperasi setiap hari maupun hanya pada hari Kamis hingga Senin.

[Gambas:Video CNN]

Menurut dia, kereta api reguler jarak jauh dan menengah yang telah dioperasikan kembali setiap hari di antaranya KA Bengawan relasi Purwosari-Purwokerto-Pasar Senen, KA Serayu Pagi relasi Purwokerto-Kroya-Kiaracondong-Pasar Senen, KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong, serta KA Kamandaka relasi Purwokerto-Semarang.

Sementara untuk kereta api yang dioperasikan setiap hari Kamis hingga Senin, yakni KA Bima relasi Gambir-Malang PP, KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir, KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Solo-Semarang-Purwokerto, dan KA Kamandaka Malam relasi Semarang-Purwokerto.

"Selama Agustus ini, KA Bima, KA Turangga, KA Joglosemarkerto, serta KA Kamandaka Malam dijalankan pada tanggal 6-10, 13-17, 19-24, dan 27-31," jelasnya.

Menurut dia, tiket untuk seluruh KA yang telah dioperasikan kembali tersebut dapat dipesan melalui aplikasi KAI Access, laman kai.id, dan seluruh mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Kendati demikian, dia mengatakan KAI hingga saat ini masih menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam perjalanan seperti calon penumpang harus menunjukkan surat keterangan bebas dari covid-19, wajib memakai masker, suhu tubuh tidak melebihi 37,3 derajat Celcius, dalam kondisi sehat yakni tidak demam, batuk, flu, dan sesak napas, serta penumpang memakai pakaian lengan panjang.

"Pelanggan kereta api jarak jauh juga diharuskan mengenakan face shield selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Bagi pelanggan dewasa, face shield akan disediakan KAI, sedangkan penumpang yang usianya di bawah tiga tahun agar membawa face shield pribadi," katanya.

(age)