Ahok Ubah Budaya, Setiap Pegawai Bisa Jadi Petinggi Pertamina

CNN Indonesia | Jumat, 17/07/2020 10:08 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat memberikan kata pengantar diskusi 'Ngobrol Tempo' bertajuk Titik Balik dari Penjara di Kantor Tempo, Jakarta, Senin (17/2) Ahok ubah budaya reorganisasi di tubuh pertamina sehingga setiap pegawai bisa punya kesempatan jadi petinggi perusahaan. (CNN Indonesia/Damar Iradat).
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan budaya organisasi di tubuh perusahaan minyak negara itu akan berubah total. Ke depannya, proses reorganisasi dan restrukturisasi di Pertamina akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip meritokrasi.

Dengan prinsip tersebut, ke depan setiap pegawai akan mempunyai kesempatan sama untuk menjadi pimpinan perusahaan. 

"Kami akan memasuki budaya baru. (Kami) akan membuka kesempatan kepada seluruh insan Pertamina. (Dengan ini) golongan yang Pertamina Reference Level (PRL) di bawah 15 pun berhak mengikuti tes menduduki posisi sampai Senior Vice President (SPV)," ujarnya seperti dikutip dari laman YouTube Pertamina, Jumat (17/7).


Ia berharap dengan perubahan itu direktur utama serta jajaran direksi di Pertamina yang selama ini berasal dari BUMN lain bisa dicari dari orang dalam yang sebelumnya telah berkarir di perusahaan sejak awal.

"Harapan kami ke depan nanti dirut Pertamina pun tidak usah lagi dari BUMN lain, tapi bisa dari intern Pertamina dan yang sudah selesai pun bisa menduduki posisi komisaris kalau Pertamina jadi role modal maka seluruh bisnis BUMN bisa seperti ini," tuturnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada direksi lantaran tetap bekerja sama dan menjaga hubungan yang baik dengan dewan komisaris untuk mengeksekusi proses restrukturisasi Pertamina.

"Tentu saja kami saya mewakili dewan komisaris juga merasakan kerja sama yang kompak. Subholding ini masyarakat bisa berpartisipasi memiliki pertamina," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK