Ahok Ultimatum Koruptor di Pertamina untuk Hati-hati

CNN Indonesia | Selasa, 04/08/2020 07:30 WIB
Komisaris Utama Pertamina Ahok mengultimatum koruptor di Pertamina untuk hati-hati karena ia akan mengubernya. Ahok peringatkan koruptor di Pertamina untuk hati-hati karena ia akan melacaknya. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memberikan peringatan keras kepada para koruptor yang masih mau merampok uang di perusahaannya.

Ia meminta kepada para koruptor tersebut untuk berhati-hati. Pasalnya, ia pasti akan menemukan koruptor tersebut.

Ahok mengatakan untuk mengejar koruptor tersebut, pihaknya saat ini sudah melakukan kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


"Kami sudah MoU dengan KPK. Kami malah taruh orang di SesDekom ini orang dari KPK. KPK setiap saat bisa minta data ke kami," katanya seperti dikutip dari akun Youtube resmi Pertamina, Selasa (4/8).

Tak hanya dengan KPK, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak koruptor di tubuh Pertamina. 

"Dengan PPATK, kami mau kejar. Jadi siapa saja yang mau korup di Pertamina, hati-hati Anda nikmati, kami akan lacak Anda melalui PPATK," katanya.

Ahok mengatakan untuk mencegah terjadinya korupsi di tubuh Pertamina, pihaknya saat ini juga meningkatkan transparansi. Dengan sistem tersebut, diharapkan semua terbuka sehingga celah permainan yang bisa merugikan Pertamina bisa ditutup. 

[Gambas:Video CNN]

Selain ultimatum kepada para koruptor di tubuh Pertamina, Ahok melalui kanal youtube tersebut juga bercerita soal upaya penghematan dan efisiensi di tubuh Pertamina. Ia menargetkan bisa melakukan efisiensi sampai dengan 20 persen.

Untuk itu, pihaknya akan memeriksa dan mengaudit semua komponen yang bisa dihemat. 

"Kami akan periksa, kami akan audit terus (yang) salah di mana, dan saya senang kami sudah mulai ketemu auditnya," katanya tanpa merinci lebih jauh soal temuan tersebut. 

(agt)