Valuasi Apple Meroket Dekati Rp29.595 Triliun

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 11:48 WIB
Valuasi Apple meroket hampir US$2 triliun atau setara dengan Rp29.595 triliun. Valuasi Apple meroket hampir US$2 triliun atau setara dengan Rp29.595 triliun. Ilustrasi. (istockphoto/nayuki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Valuasi Apple meroket hampir US$2 triliun atau setara dengan Rp29.595 triliun (asumsi kurs Rp14.797 per dolar AS).

Valuasi ini meroket karena harga saham Apple melonjak hingga dua kali lipat dari posisi terendah pada Maret lalu. Lonjakan ini terjadi di tengah pandemi virus corona.

Harga saham Apple melonjak karena kinerja perusahaan yang positif. Harga saham ini turun mengerek kekayaan CEO Apple Tim Cook menjadi US$1 miliar untuk pertama kalinya.


Dikutip dari AFP, saat ini valuasi Apple mencapai US$1,87 triliun pada Selasa (11/8). Apple meninggalkan rekan-rekannya sesama big tech yakni Amazon dan Microsoft yang bervaluasi US$1,54 triliun dan Google Alphabet bervaluasi US$1 triliun.

Jika mencapai US$2 triliun, Apple akan menjadi satu-satunya perusahaan selain Saudi Aramco yang mencapai tonggak sejarah.

Bahkan ketika perusahaan teknologi besar lainnya melesat, Apple telah melampaui para pesaingnya dengan memberikan penjualan gadget yang kuat tablet, bersama dengan aplikasi dan layanan baru selama krisis kesehatan global.

"Apple sangat sukses dalam membangun platformnya, penjualan iPhone telah mencapai puncaknya. Semuanya masuk kembali ke dalam siklus untuk Apple," kata Avi Greengart, Analis Techsponential.

Dalam kuartal terakhir yang berakhir pada Juni, Apple melaporkan laba naik 8 persen menjadi US$11,2 miliar dan pendapatan melonjak 11 persen menjadi US$59,7 miliar.

Kuartal ini menunjukkan peningkatan pendapatan smartphone yang moderat, didukung oleh iPhone SE atau ponsel entry levelnya.

Peningkatan tajam juga terlihat dalam dan peningkatan tajam dalam penjualan iPad dan komputer Mac.

[Gambas:Video CNN]



(age/agt)