Satgas PEN: Lakukan Protokol Kesehatan, Corona Jadi Flu Biasa

CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2020 19:47 WIB
Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah covid-19. Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah covid-19. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin menegaskan pemerintah tetap memprioritaskan kesehatan dibandingkan perekonomian di masa pandemi covid-19. Sebab, tanpa masyarakat yang sehat, mustahil gerak perekonomian dapat kembali pulih seperti semula.

Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Hal ini diperlukan agar potensi penularan virus Sars-cov-2 dapat ditekan dan jumlah orang yang sembuh dari covid-19 terus meningkat.

Ujung-ujungnya, fatality rate atau tingkat kematian akibat virus corona di Indonesia dapat ditekan dan masyarakat tak lagi takut untuk beraktivitas di luar rumah.


"Insya Allah kalau kita bisa melakukan protokol kesehatan dengan baik, Sars-Cov-2 ini akan menjadi flu biasa, sehingga orang kalau terkena dia akan sakit tapi sebagian besar akan selamat, tapi tidak fatal," ujar Budi dalam webinar bertajuk Gotong Royong untuk Jaga UMKM Indonesia, Selasa (11/8).

Di samping itu, Budi melanjutkan, saat ini terapi kesehatan juga mengalami kemajuan signifikan sehingga tingkat kematian dari covid-19 bisa lebih mudah ditekan sebelum vaksin muncul.

Ia mensejajarkan covid-19 dengan demam berdarah dan tuberkolosis (TBC) yang tingkat kematiannya dinilai cukup tinggi di masa lalu karena belum majunya terapi kesehatan.

"100 tahun lalu kalau kita kena demam berdarah, kena TBC, kemungkinan meninggalnya hampir 100 persen. Tapi, kalau sekarang kita kena demam berdarah, karena memang standar protokol dan terapinya sudah baik, chance (peluang kematian) itu akan kecil," imbuhnya.

[Gambas:Video CNN]

Budi juga melihat tren kesembuhan terhadap covid-19 di Indonesia makin membaik dari hari ke hari. Ia bahkan menyebut kematian pasien covid-19 di rumah sakit BUMN merosot meski jumlah pasien terus bertambah.

"Rumah sakit BUMN, di bawah saya, juga yang masuk semakin banyak tapi yang fatal makin sedikit. Itu membuktikan bahwa obat-obatan treatment perawatan sudah semakin baik," tandasnya.

Sementara itu, jumlah kasus positif virus corona (covid-19) di Indonesia per hari ini mencapai 128.776 kasus. Jumlah ini bertambah 1.693 kasus dari sehari sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 83.710 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan 5.824 orang meninggal dunia.

(hrf/sfr)