Pemerintah Baru Transfer BLT ke 1,9 Juta Pekerja

CNN Indonesia | Rabu, 02/09/2020 18:43 WIB
Kemenaker menyatakan pemerintah sudah mengirimkan BLT ke 1,9 juta pekerja bergaji Rp5 juta per Selasa (1/9).  Pemerintah sudah transfer BLT ke 1,9 juta pekerja bergaji Rp5 juta sampai Selasa (1/9). Ilustrasi. (CNN Indonesia/ Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan pemerintah telah mentransfer bantuan langsung tunai (BLTpekerja bergaji di bawah Rp5 juta ke 1,9 juta orang. Data itu terhitung hingga Selasa (1/9) kemarin.

"Per kemarin 1,9 juta terdistribusi. Ada kemajuan setiap hari," ucap Ida, Rabu (2/9).

Ia bilang pihaknya juga terus mengembalikan sejumlah data peserta BPJS Ketenagakerjaan yang tidak valid. Data itu terkait dengan nomor rekening yang sudah tidak aktif.


"Selebihnya ada data misalnya rekening tidak aktif, kami kembalikan," ujar Ida.

Ia meminta agar pekerja memberikan nomor rekening yang masih aktif. Dengan demikian, penyaluran BLT bisa dilakukan dengan cepat.

"Kami ingin sampaikan ke teman-teman pekerja untuk menyerahkan nomor rekening aktif untuk memberikan kemudahan kepada kami dalam mentransfer ke teman-teman pekerja," ungkap Ida.

Sementara, Ida menyatakan pemerintah menetapkan bank pelat merah sebagai bank penyalur bantuan kepada pekerja. Namun, bukan berarti semua penerima bantuan harus memiliki rekening di bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

[Gambas:Video CNN]

"Jadi bank pemerintah sebagai bank penyalur, dari bank penyalur ke rekening pekerja. Ada yang bank pemerintah dan swasta, kami tidak membedakan. Dari 1,9 juta (yang sudah ditransfer) banyak juga yang bank swasta," jelas Ida.

Sejauh ini, Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima data calon penerima BLT sebanyak 5,5 juta pekerja dari BPJS Ketenagakerjaan. Data itu diberikan dalam dua tahap.

Pada tahap pertama, BPJS Ketenagakerjaan memberikan data calon penerima BLT sebanyak 2,5 juta pekerja. Kemudian, pekan ini BPJS Ketenagakerjaan memberikan data sebanyak 3 juta pekerja.

"Setelah kami terima dari BPJS Ketenagakerjaan kami cek untuk melihat kesesuaian data. Setelah itu kami proses ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), lalu disampaikan ke bank penyalur dan langsung (ditransfer) ke teman-teman pekerja," kata Ida.

Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan menyalurkan BLT pekerja kepada 15,7 juta orang. Dana yang dianggarkan untuk bantuan ini sebesar Rp37,7 triliun.

(aud/agt)