Alasan Erick Thohir Tunjuk Royke Tumilaar jadi Dirut BNI

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Kamis, 03/09/2020 10:05 WIB
Royke Tumilaar ditunjuk sebagai Dirut BNI menggantikan Herry Sidharta demi ambisi Menteri BUMN Erick Thohir menjadikan BNI sebagai bank internasional. Royke Tumilaar ditunjuk sebagai Dirut BNI menggantikan Herry Sidharta demi ambisi Menteri BUMN Erick Thohir menjadikan BNI sebagai bank internasional. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri BUMN Erick Thohir merombak susunan direksi PT BNI (Persero) Tbk. Dalam susunan baru bank pelat merah tersebut, Herry Sidharta digeser dari kursi direktur utama digantikan oleh Royke Tumilaar yang sebelumnya menjabat sebagai bos PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan Erick berambisi menjadikan BNI sebagai bank internasional. Karenanya, Erick menempatkan orang-orang yang siap mendorong BNI melangkah ke kancah global dan cepat.

Royke dinilai memiliki kompetensi untuk mewujudkan mimpi Erick tersebut. Royke juga dinilai berpengalaman di area corporate banking dan sektor keuangan.


"Artinya, pak Erick serius banget agar BNI go global dan bukan mencari orang-orang yang level biasa saja. Bank Mandiri itu lebih tinggi (kapitalisasi aset) dibandingkan BNI. Ini dirutnya yang diambil," ujarnya lewat keterangan resmi, Rabu (2/9).

Royke berpendapat penunjukan dirinya demi mencapai target dan ekspektasi dari Kementerian BUMN. BNI tidak hanya diharapkan menjadi bank bisnis internasional, tetapi juga bank referal dan koresponden utama bagi lembaga/investor/bank asing.

"Target ini menjadi tantangan bagi saya untuk membawa dewan direksi baru dalam sebuah sinergi yang produktif dan strategis untuk bisa memenuhi target tersebut," kata Royke seperti dikutip dari rilis resmi.

Royke mengaku siap menerima tantangan itu untuk membawa BNI menjadi bank yang berkontribusi aktif membangun ekonomi Indonesia serta mewakili industri perbankan Indonesia di tingkat global.

Untuk bisa mencapai target, ia bilang dibutuhkan aksi korporasi guna membesarkan aset BNI, baik organik maupun anorganik, agar akselerasi menjadi bank global bisa cepat terlaksana.

Namun, Royke memastikan tidak akan melakukan perubahan banyak dari strategi yang lama untuk menjawab tantangan itu. Ia hanya akan menyesuaikan dengan ekspektasi stakeholder, termasuk karyawan.

Royke Tumilaar merupakan bankir senior. Ia menghabiskan 11 tahun karirnya sebagai bangkir di Bank Dagang Negara dan 21 tahun lainnya di Bank Mandiri.

[Gambas:Video CNN]



(bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK