Teten dan Putri Tanjung Umumkan 30 Inovator Digital UMKM

Tim, CNN Indonesia | Senin, 21/09/2020 13:52 WIB
Pahlawan Digital UMKM adalah program yang menjaring inovator muda untuk membantu UMKM naik kelas dan siap menghadapi era ekonomi digital. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Teten Masduki. (CNN Indonesia/ M. Arby Rahmat)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pahlawan Digital UMKM sudah sampai tahap II. Program yang diprakarsai Kementerian Koperasi UKM (KemenkopUKM) dan Putri Tanjung ini telah memilih 30 inovator digital.

Pahlawan Digital UMKM ini adalah program yang menjaring banyak inovator muda untuk membantu UMKM naik kelas. Mengingat, masalah UMKM tak hanya soal modal, kualitas produk, dan promosi. Tapi juga sederet problem hukum dan pengelolaan SDM.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Teten Masduki mengatakan kehadiran inovator muda ini sangat membantu UMKM yang kecil. Mereka yang menyediakan platform digital sehingga memudahkan UMKM terhubung ke masyarakat.


"Saya optimistis gerakan pahlawan digital ini akan memotivasi anak muda untuk berkreasi di tengah masa sulit pandemi, sekaligus mempercepat digitalisasi UMKM."

"Selain itu, kehadiran kreator dan inovator digital diharapkan menghubungkan potensi ekonomi UMKM ke global market," ujar Teten dalam konferensi pers secara online, Senin (21/9).

Teten menambahkan, dari awal menggagas, ia dan Putri melihat banyak anak muda yang punya inovasi potensi luar biasa dan punya keberpihakan terhadap orang kecil.

"Gagasan ini sebenarnya menjadi bentuk penghargaan bagi para inovator muda yang menciptakan platform digital. Karena agar UMKM naik kelas ini butuh penghela [pendorong] agar tumbuh menjadi besar," ujarnya.

"Tentu ini jadi peluang bisnis bagi anak muda untuk menjadi entrepreneur dan membantu membuka akses UMKM ke market. Proses bisnis efisien, membuka akses pembiayaan dan pengembangan kewirausahaan.

Sementara itu, Penggagas Program Pahlawan Digital UMKM Putri Tanjung mengaku percaya bahwa anak muda Indonesia punya inovasi dan kreativitas yang luar biasa serta punya entrepreneurship mindset untuk membantu UMKM di masa pandemi.

"Dengan solusi dari para inovator ini, mereka bisa membantu permasalahan UMKM secara localize di masing-masing daerah. Kemudian, melalui program ini diharapkan semakin banyak pahlawan digital yang memanfaatkan teknologi dan berkontribusi untuk Indonesia," ujar Putri.


Didukung Grab dan Shopee

Program yang puncaknya pada 28 Oktober 2020 ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM bersama Putri Tanjung serta Grab dan Shopee Indonesia.

Selama 3 minggu, 30 startup ini akan menjalani bootcamp didampingi mentor profesional dari Grab dan Shopee.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengaku senang bisa terlibat dalam kerja sama strategis ini.

"Grab melihat inovator UMKM sebagai harapan dan inspirasi di tengah masa sulit agar sama-sama bergerak membangkitkan perekonomian indonesia," ujarnya.

Senada, Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja melihat program Pahlawan Digital UMKM menjadi dorongan untuk membantu bisnis di Indonesia.

"Kami melihat ini sebagai satu sinergi dan ekosistem yang bisa membantu satu sama lain untuk membantu UMKM sebagai titik tumpu perkembangan ekonomi indonesia," ujarnya.

(fef)