Cara Lapor Kendala BSU Kemendikbud Guru Honorer

CNN Indonesia | Selasa, 24/11/2020 12:19 WIB
Kemendikbud menyediakan saluran untuk menyampaikan kendala terkait Bantuan Subsidi Upah (BSU) guru honorer dan tenaga pendidik lainnya. Kemendikbud menyediakan saluran untuk menyampaikan kendala terkait Bantuan Subsidi Upah (BSU) guru honorer dan tenaga pendidik lainnya. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) guru honorer sejak pekan lalu. Penerima yang mengalami kendala dapat melaporkan ke saluran pengaduan resmi.

Dihimpun dari Buku Saku BSU yang diterbitkan oleh Kemendikbud, kendala penerima BLT guru dan tenaga honorer dapat disampaikan ke Unit Layanan Terpadu di Gedung C lantai 1, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta.

Selain itu, penerima juga bisa menyampaikan pengaduan melalui panggilan 177, email pengaduan@kemendikbud.go.id, portal kemdikbud.lapor.go.id dan ult.kemdikbud.go.id.


Rencananya, bantuan sebesar akan diberikan kepada 2 juta penerima yang memenuhi empat syarat.

Pertama, guru honorer merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kartu tanda kependudukan (KTP).

Kedua, belum menerima subsidi atau bantuan subsidi upah dari Kementerian Ketenagakerjaan demi menjamin agar bantuan yang disalurkan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.

Ketiga, tidak menerima salah satu bantuan semi bansos pemerintah, yaitu Kartu Prakerja sampai dengan 1 Oktober 2020. Terakhir, memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.

Jika guru honorer merasa sudah memenuhi persyaratan, langkah yang perlu dilakukan selanjutnya adalah login di laman Info GTK (https://info.gtk.kemdikbud.go.id/) untuk mengecek apakah guru tersebut terdata sebagai penerima.

Situs tersebut merupakan milik Kemendikbud yang digunakan untuk validasi data guru serta membantu guru menampilkan data dari sekolah.

Untuk membuka Info Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) gunakan akun pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang sudah diverifikasi dengan tiga cara. Pertama, pastikan email yang terdaftar aktif.

Kedua, tidak menggunakan email orang lain. Ketiga, atur ulang akun melalui Manajemen Data Pokok Kependidikan (Dapodik).

Berikutnya, Kemendikbud akan membuatkan rekening baru untuk setiap PTK penerima BSU Kemendikbud.

Selanjutnya, calon penerima menyiapkan dokumen pencairan bantuan. Rinciannya, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (jika ada), dan surat keputusan penerima BSU yang bisa diunduh di Info GTK dan PDDikti. Selain itu, penerima juga harus mengisi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang bisa diunduh di Info GTK dan PDDikti, diberi meterai, dan ditandatangani.

Setelah dokumen persyaratan pencairan BSU lengkap, penerima bisa mendatangi bank penyalur. Dokumen persyaratan ditunjukkan ke petugas bank penyalur yang akan memeriksa.

Lebih lanjut, batas waktu pengaktifan dan pencairan BSU guru honorer adalah 30 Juni 2021.

[Gambas:Video CNN]



(sfr/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK