Lippo Mall Puri Dijual, Pemegang Saham Setuju

CNN Indonesia | Selasa, 15/12/2020 12:46 WIB
Lippo Karawaci mengaku penjualan Lippo Mall Puri di Kembangan, Jakarta Barat, senilai Rp3,5 triliun kepada LMIRT telah disetujui mayoritas pemegang saham. Lippo Karawaci mengaku penjualan Lippo Mall Puri di Kembangan, Jakarta Barat, senilai Rp3,5 triliun kepada LMIRT telah disetujui mayoritas pemegang saham. (www.lippokarawaci.co.id).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyatakan penjualan Lippo Mall Puri di Kembangan, Jakarta Barat, senilai Rp3,5 triliun kepada Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIRT) telah mendapatkan persetujuan dari mayoritas pemegang unit saham.

Hal ini merupakan pencapaian penting bagi LMIRT maupun LPKR yang mempunyai kepemilikan sebesar 32 persen saham di LMIRT.

"Dana kas yang didapatkan Lippo Karawaci dari transaksi ini akan memberikan fleksibilitas keuangan tambahan dalam mencapai proyeksi pertumbuhannya," ujar manajemen Lippo Karawaci dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com Selasa (15/12).


Langkah yang perlu dilakukan selanjutnya untuk menyelesaikan penjualan Mall Puri kepada LMIRT adalah menuntaskan rights issue perusahaan dalam beberapa pekan ke depan.

Dana dari rights issue ditambah dengan dana yang telah diperoleh dari pinjaman bank dan pendanaan vendor akan memastikan tersedianya dana untuk akuisisi Mall Puri.

"LPKR akan tetap menjadi pembeli siaga (standby buyer) dari rights issue LMIRT dan berminat untuk meningkatkan kepemilikannya di perusahaan tersebut guna mendukung transaksi ini bila diperlukan," jelas manajemen.

Tim manajemen LPKR yang baru terus meraih pencapaian baru yang telah ditetapkan sebagai bagian dari agenda transformasi Perusahaan.

Penjualan Lippo Mall Puri adalah suatu inisiatif kunci dari manajemen baru Lippo Karawaci untuk membantu pendanaan proyek-proyek berjalan, serta peluncuran pengembangan rumah tapak terjangkau di masa mendatang.

Beberapa inisiatif-inisiatif kunci yang telah diambil oleh manajemen dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun terakhir adalah penuntasan hampir seluruh proyek lampau, peningkatan neraca keuangan melalui rights issue dan bonds refinancing, serta penguatan fungsi manajemen dan tata kelola.

"Di samping itu, bisnis properti telah mulai pulih dengan penjualan yang meningkat yaitu lebih dari Rp2,5 triliun pada tahun 2020, dan dengan target sebesar Rp3,5 triliun di tahun 2021," tandas Lippo Karawaci.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK