Harga Bitcoin Tembus Rp400 Juta per Koin

CNN Indonesia | Senin, 28/12/2020 08:30 WIB
Harga bitcoin menyentuh lebih dari US$28 ribu per koin atau setara Rp400 juta. Diperkirakan harganya terus mendaki ke posisi US$30 ribu per koin. Harga bitcoin menyentuh lebih dari US$28 ribu per koin atau setara Rp400 juta. Diperkirakan harganya terus mendaki ke posisi US$30 ribu per koin. Ilustrasi. (iStockphoto/Jirapong Manustrong).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga bitcoin menyentuh lebih dari US$28 ribu per koin atau setara Rp400 juta (kurs Rp14.200 per dolar AS) pada akhir pekan. Sejumlah analis meramalkan harga bitcoin bisa menembus kisaran US$30 ribu per koin dalam waktu dekat.

Melansir CNN Business, Senin (28/12), sejumlah analis menilai harga bitcoin melambung tinggi di tengah pandemi virus corona atau covid-19 lantaran bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, memberikan stimulus moneter.

Pemberian stimulus berupa penurunan tingkat suku bunga acuan hingga mendekati nol persen. Hal ini memberi sentimen pelemahan kepada dolar AS, namun menguatkan instrumen investasi lain, termasuk bitcoin.


Selain karena efek The Fed, pertumbuhan harga bitcoin juga didukung aksi para investor dan perusahaan besar yang mulai membeli bitcoin dalam jumlah besar. Misalnya, seorang bos di BlackRock (BLK) belum lama ini sempat mengatakan bahwa mata uang kripto akan menggantikan investasi emas.

Begitu juga dengan petinggi perusahaan Square (SQ) dan PayPal (PYPL) yang juga menggunakan bitcoin. Sementara bos Tesla, Elon Musk, juga pernah memberikan cuitan mengenai koin digital lain, Dogecoin, yang langsung melejitkan harganya sekitar 20 persen.

Di sisi lain, analis juga melihat tingginya antusias investasi bitcoin didasari oleh kekhawatiran terhadap perkembangan pandemi yang belum juga usai.

Anthony Scaramucci, pendiri Skybridge Capital sekaligus salah satu pemilik saham besar di bitcoin, mengatakan masyarakat harus berhati-hati dengan lonjakan harga bitcoin. Menurutnya, bitcoin bisa menjadi salah satu instrumen yang solid untuk portofolio investor.

Harganya mampu melambung karena kepemilikannya masih terbatas dibandingkan instrumen lain.

"Hari-hari terbaik bitcoin ada di depannya, tetapi bitcoin akan bergejolak dan saya pikir orang perlu bersiap untuk itu," kata Scaramucci.

Namun, bitcoin adalah aset yang mudah berubah dan akan menjadi kepemilikan yang berisiko untuk berinvestasi. Ia melihat harga bitcoin sebenarnya berpotensi ambruk sekitar 20 persen sampai 50 persen secara tiba-tiba.

"Benda ini cenderung ambruk. Ini karena koreksi, dan koreksi ini bisa menjadi sangat terasa. Anda harus sangat berhati-hati," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]



(uli/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK