Lembaga AS Beri Jaminan Kredit Rp493 M untuk Perempuan RI

CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 14:55 WIB
Lembaga AS bernama DFC memberikan jaminan kredit senilai US$35 juta atau Rp493 miliar kepada pengusaha perempuan RI yang terlibat penanganan sampah. Lembaga AS gelontorkan jaminan kredit US$35 juta atau Rp493 miliar kepada pengusaha perempuan Indonesia yang terlibat penanganan sampah plastik. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

International Development Finance Corporation (DFC) menggelontorkan jaminan kredit sebesar US$35 juta untuk memobilisasi investasi US$100 juta guna mengurangi sampah plastik di laut Asia Tenggara.

Chief Executive Officer DFC Adam Boehler mengatakan hal tersebut telah dimulai melalui pemberian jaminan kredit sebesar US$35 juta melalui Ocean Fund, di mana Tridi Oasis, perusahaan asal Jakarta yang bergerak dalam bidang daur ulang botol plastik, menjadi salah satu penerima manfaat.

DFC, kata dia, juga berkomitmen mendorong lebih banyak investasi untuk membangun rantai nilai daur ulang sampah yang sekaligus juga dapat membuka lapangan kerja di Indonesia.


"Di Indonesia, Jakarta, usaha kecil yang didirikan dan dimiliki serta dikelola oleh dua pengusaha, kami telah memberi jaminan kredit selama 15 tahun sebesar $35 juta dan kami sangat mendukung pembiayaan untuk daur ulang botol plastik menjadi bahan kemasan dan tekstil," ucapnya dalam peluncuran W-GDP 2X Asia, Rabu (13/1).

Investasi di Tridi Oasis yang didirikan dan dimiliki serta dikelola oleh dua pengusaha perempuan, lanjut Adam, juga sejalan dengan 2X Women's Initiative DFC.

Melalui prakarsa ini, DFC bertujuan untuk memobilisasi modal dan memberi insentif kepada sektor swasta untuk mencapai dampak terukur dan berkelanjutan bagi pemberdayaan perempuan secara ekonomi.

Pasalnya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa memajukan kesetaraan perempuan di Asia-Pasifik dapat menambah US$4,5 triliun ke PDB kawasan tersebut pada 2025, atau meningkat 12 persen pertumbuhan rata-ratanya.

[Gambas:Video CNN]

Sayangnya, kata Adam, hingga saat ini kesenjangan gender yang meluas menghalangi perempuan untuk mencapai potensi penuh mereka. GDP 2X Asia, yang merupakan komitmen regional dari 2X Women's Initiative DFC, diharapkan dapat mewujudkan tujuan tersebut.

"Kami ingin memberdayakan pengusaha perempuan seperti Anda, tetapi sekaligus melihat bagaimana kita dapat menghilangkan plastik di laut dan plastik secara luas, serta lebih banyak mengubah dunia kita menjadi tempat yang lebih baik di saat yang sama," imbuh Adam.

DFC merupakan badan baru pemerintah Amerika Serikat yang mengkonsolidasikan dan memodernisasi Overseas Private Investment Corporation (OPIC) dan Development Credit Authority (DCA) di bawah Badan Pembangunan Internasional AS (USAID).

(hrf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK