Gempa Sulbar-Banjir Kalsel Rusak Barang Negara Rp529,58 M

CNN Indonesia | Jumat, 22/01/2021 19:04 WIB
Barang milik negara (BMN) yang rusak karena bencana gempa bumi di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan di antaranya rumah, kantor, hingga jalan. Barang milik negara (BMN) yang rusak karena bencana gempa bumi di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan di antaranya rumah, kantor, hingga jalan. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/AKBAR TADO).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat nilai barang milik negara (BMN) yang rusak karena gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) dan terendam banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai Rp529,58 miliar.

Kepala Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat DJKN Kemenkeu Ekka S. Sukadana mengatakan BMN yang terdampak gempa di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulbar mencapai 279 objek. Seluruh nilainya mencapai Rp494,28 miliar.

"Ini berupa bangunan rumah negara dan gedung kantor yang mendukung tugas fungsi pemerintah pusat, khususnya di Mamuju dan Majene," kata Ekka kepada awak media secara virtual, Jumat (22/1).


Ekka mengatakan salah satu gedung kantor yang rusak adalah Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju berlantai lima dengan nilai kerugian Rp75 miliar. Gedung tersebut berfungsi sebagai perkantoran bagi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mamuju, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mamuju, dan Sekretariat GKN.

"Ini mengalami rusak berat, sehingga tidak memungkinkan pelayanan tatap muka," imbuhnya.

Selain itu, kerusakan juga terjadi di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mamuju dengan kerugian sekitar Rp23 miliar dan TVRI Sulawesi Barat senilai Rp5 miliar.

Tak hanya gedung kantor, kerusakan juga terjadi di sejumlah BMN dalam bentuk infrastruktur, seperti jembatan, jalan nasional, dan lainnya. Tercatat ada 23 jembatan yang rusak dan Jalan Nasional Trans Sulawesi dengan ruas Mamuju-Batas Kabupaten Majene sepanjang 20 kilometer dengan nilai mencapai Rp405,72 miliar.

[Gambas:Video CNN]

Ia berharap gedung dan jalan yang rusak akibat gempa bisa diperbaiki dengan menggunakan asuransi BMN. "Ini betapa pentingnya asuransi, ketika ada klaim, pembangunan bisa dilakukan dan kembali ke tempat kerja segera, tidak tunggu dua sampai tiga tahun dengan APBN," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah DJKN Kemenkeu Ferdinan Lengkong mengatakan jumlah BMN yang terdampak banjir mencapai 11 objek dengan nilai mencapai Rp35,3 miliar.

"Rata-rata semua kantor terutama di Banjarmasin hampir terendam, tapi jumlahnya berapa belum dapat kami sampaikan," kata Ferdinan pada kesempatan yang sama.

(uli/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK