Nilai Ekspor Masker China Tembus Rp741 T Karena Corona

CNN Indonesia | Jumat, 29/01/2021 17:03 WIB
China mengekspor lebih dari 220 miliar masker wajah setara 340 miliar yuan (Rp741,2 triliun) sepanjang 2020. China mengekspor lebih dari 220 miliar masker wajah setara 340 miliar yuan (Rp741,2 triliun) sepanjang 2020. Ilustrasi. (Istockphoto/Mykola Sosiukin).
Jakarta, CNN Indonesia --

China mengekspor lebih dari 220 miliar masker wajah sepanjang tahun ini. Pada awal bulan lalu, pejabat kepabeanan Negeri Tirai Bambu menyatakan ekspor nilai ekspor masker itu mencapai 340 miliar yuan atau sekitar Rp741,2 triliun (asumsi kurs Rp2.180 per yuan).

Besarnya volume ekspor terjadi seiring meningkatnya permintaan selama pandemi virus corona.

Dilansir dari AFP, Jumat (29/1), Kementerian Perdagangan China mengungkapkan masker merupakan salah satu penopang ekspor Negeri Tirai Bambu di tengah pandemi yang sempat menahan aktivitas ekonomi, terutama pada awal 2020.


Wakil Menteri Perdagangan China Qian Keming mengatakan selain masker, raksasa ekonomi dunia itu juga mengekspor 2,3 miliar perlengkapan pelindung dan 1 miliar perangkat tes tahun lalu.

"Itu memberi kontribusi penting pada perlawanan global dalam menghadapi epidemi," ujarnya.

Sementara itu Juru Bicara Kepabeanan China Li Kuiwen menyatakan volume ekspor itu berarti negaranya mampu menyediakan 40 masker kepada setiap orang di luar China.

[Gambas:Video CNN]

China sendiri merupakan negara pertama yang perekonomiannya bangkit setelah menerapkan penguncian wilayah (lockdown) dan upaya pengendalian virus. Analis memperkirakan, China merupakan satu dari sedikit negara yang masih mampu mencatat kinerja pertumbuhan positif pada 2020.

Namun, Jumat ini, pejabat Kementerian Perdagangan China Chu Shijia menyebut negaranya masih menghadapi tantangan dari kondisi perdagangan internasional dan investasi tahun ini.

(sfr/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK