Tarif Uji Coba Tes GeNose di Stasiun Senen Rp20 Ribu

CNN Indonesia
Rabu, 03 Feb 2021 14:35 WIB
KAI menyediakan layanan tes GeNose di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Tugu Yogyakarta mulai 5 Februari 2021 dengan tarif Rp20 ribu. KAI menyediakan layanan tes GeNose di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Tugu Yogyakarta mulai 5 Februari 2021 dengan tarif Rp20 ribu. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mematok tarif pemeriksaan tes covid-19 GeNose di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Tugu Yogyakarta pada tahap awal adalah Rp20 ribu.

"Tarif yang dikenakan pada saat uji coba atau pre launching ini adalah Rp20 ribu," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (3/2).

Joni mengungkapkan perseroan sudah siap untuk menyelenggarakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah menghadirkan layanan transportasi kereta api yang bebas covid-19. Rencananya, tes bisa diakses mulai 5 Februari 2021.


Dalam menyediakan layanan itu, KAI melakukan sinergi dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo. Sinergi BUMN tersebut meneruskan kerja sama yang selama ini telah terjalin baik dalam hal pelayanan rapid test antibodi dan rapid test antigen di stasiun-stasiun.

"Dengan adanya layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun akan semakin memperkuat deteksi dini penularan covid-19 sehingga lebih mempercepat pencegahan penularan Covid-19 dan menjadikan moda transportasi Kereta Api yang makin nyaman aman dan sehat," ujarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan pemeriksaan GeNose C19 akan menambah opsi bagi masyarakat untuk melakukan pengecekan kesehatan selain tes rapid antigen dan PCR, yang menjadi syarat perjalanan transportasi Kereta Api Jarak Jauh.

Sementara itu, Menristek / Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyatakan seiring berjalannya waktu, GeNose C19 yang menggunakan artificial intelligent (AI) akan semakin akurat.

[Gambas:Video CNN]

Lebih lanjut, Bambang menegaskan GeNose C19 ini adalah sebagai alat penyaringan (screening) dan bukan sebagai alat pengganti PCR Test.

"GeNose C19 sudah diuji validasinya dengan 2.000 sampel dan akurasinya sudah 90 persen. Semakin banyak dipakai alat ini akan semakin akurat karena akan selalu di-update oleh tim dari UGM," kata Bambang.

(sfr/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER