Rupiah Melemah ke Rp14.019 Jelang Data Pertumbuhan Ekonomi

CNN Indonesia | Jumat, 05/02/2021 09:11 WIB
Rupiah melemah 0,04 persen ke posisi Rp14.019 per dolar AS pada Jumat (5/2) jelang rilis data pertumbuhan ekonomi RI. Rupiah melemah 0,04 persen ke posisi Rp14.019 per dolar AS pada Jumat (5/2) jelang rilis data pertumbuhan ekonomi RI. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.019 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat (5/2) pagi. Mata uang Garuda melemah 0,04 persen dibandingkan perdagangan Kamis (4/2) sore di level Rp14.015 per dolar AS.

Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Dolar Taiwan melemah 0,02 persen, won Korea Selatan melemah 0,41 persen, peso Filipina melemah 0,02 persen, rupee India melemah 0,07 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,34 persen.

Sebaliknya, yen Jepang menguat 0,06 persen, dolar Singapura menguat 0,04 persen, dan yuan China menguat 0,04 persen. Sedangkan bath Thailand terpantau masih stagnan.


Sementara itu, mata uang di negara maju bergerak menguat terhadap dolar AS. Dolar Australia menguat 0,04 persen, dolarKanada menguat 0,08 persen dan franc Swiss menguat 0,04 persen. Hanya poundsterling Inggris yang terpantau melemah 0,10 persen.

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan hari ini rupiah bisa mendapatkan tekanan dari dolar AS. Penguatan ini dipicu membaiknya prospek pemulihan ekonomi usai rilis data perekonomian negeri Paman Sam.

"Data-data ekonomi AS yang dirilis belakangan seperti data tenaga kerja dan data survei aktivitas sektor manufaktur dan jasa, lebih baik dari ekspektasi dan masih berekspansi. Selain itu, ekspektasi pencarian stimulus fiskal AS senilai$1,9triliun mendukung prospek pemulihan ekonomi AS," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Meski demikian, minat pasar terhadap aset berisiko yang masih tinggi karena prospek stimulus AS tersebut dinilai bisa menahan pelemahan nilai tukar rupiah.

Di samping itu, rilis data pertumbuhan PDB Indonesia kuartal ke-4 hari ini juga bisa menjadi katalis untuk rupiah. Bila data dirilis lebih bagus dari ekspektasi analis, yakni minus 2,00 persen year on year, maka rupiah bisa berbalik menguat.

"Potensi pergerakan di Rp13.980-14.050 per dolar AS," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK