OJK Sulawesi Tenggara Cap Snack Video Investasi 'Bodong'

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Rabu, 24/02/2021 20:50 WIB
OJK Sulawesi Tenggara memastikan Snack Video sebagai investasi bodong alias ilegal karena tidak memiliki izin dan tidak terdaftar. OJK Sulawesi Tenggara memastikan Snack Video sebagai investasi bodong alias ilegal karena tidak memiliki izin dan tidak terdaftar. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan bahwa Snack Video tidak terdaftar dan tidak memiliki izin alias ilegal sebagai lembaga penyelenggara investasi.

Kepala OJK Sultra Mohammad Fredly Nasution mengatakan Snack Video dibahas oleh Satgas Waspada Investasi dalam rapat Kamis (18/2) lalu.

"Dinyatakan ilegal karena tidak ada izin dan diduga merupakan money game (permainan uang)," ujarnya, dilansir Antara, Rabu (24/2).


Modus Snack Video diduga menawarkan pendapatan bagi pengguna dengan hanya menonton dari unggahan pengguna aplikasi, dengan metode mengundang teman.

"Masyarakat diminta waspada pada kegiatan ini, karena hanya menjual membership, bukan kepemilikan property," imbuh Fredly.

Sebelum Snack Video, OJK juga mengimbau masyarakat untuk tidak berinvestasi pada entitas ilegal, seperti Vtube dan TikTokCash.

Fredly saran agar masyarakat memahami dan memastikan pihak yang menawarkan investasi memiliki perizinan dari otoritas berwenang sesuai kegiatan usaha yang dijalankan.

Kemudian, ia juga meminta pihak yang menawarkan produk investasi memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

"Lalu, menggunakan akal sehat atas kewajaran imbal hasil atau keuntungan atau bonus dan sejenisnya atas produk yang ditawarkan. Jika tidak wajar, maka kembali pastikan legalitasnya," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK