Komitmen Praktik ESG, BRI Kucurkan Rp562 T

BRI, CNN Indonesia | Kamis, 25/02/2021 21:25 WIB
BRI Tbk mempertebal komitmennya terkait dengan praktik environmental, social and governance serta penerapan sistem keuangan berkelanjutan. Ilustrasi. (Foto: MinkS/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mempertebal komitmennya terkait dengan praktik environmental, social and governance (ESG) serta penerapan sistem keuangan berkelanjutan (sustainable finance) dalam menjalankan aktivitas bisnisnya.

Perseroan mencatat hingga akhir 2020 sebesar 63,9 persen dari total portofolio kredit BRI atau setara dengan Rp562 triliun tergolong pembiayaan kepada aktivitas bisnis berkelanjutan sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK No 51 /POJK.03/2017.

Faktor yang mendukung pencapaian bank UMKM terbesar di Indonesia ini, salah satunya karena BRI secara aktif meningkatkan kesadaran terkait ESG kepada pekerja BRI dan nasabah/debitur. Hal ini dilakukan melalui berbagai program pendidikan dan sosialisasi terkait isu keberlanjutran dan ESG.


Penyaluran kredit kepada aktivitas bisnis berkelanjutan di BRI terdiri dari dua pilar utama, yakni social financing dan green financing.

Social financing di BRI diwujudkan dalam penyaluran kredit UMKM, khususnya mikro senilai Rp488,6 triliun, serta penyaluran KUR super mikro bagi ibu rumah tangga dan Agen BRILink yang hingga kini telah mencapai 504 ribu agen.

Sementara itu komitmen penerapan praktik green financing di BRI tercermin dari penyaluran kredit kepada sektor energi terbarukan, kredit untuk pencegahan polusi, kredit untuk transportasi ramah lingkungan dan kredit untuk green building.

Masih dalam kaitannya praktik green financing, BRI juga menjadi bank pertama di Asia Tenggara yang menerbitkan Sustainability Bond pada 2019 yang lalu.

SEVP Treasury & Global Services BRI Listiarini Dewajanti mengungkapkan bahwa Sustainability Bond tersebut sangat diminati oleh para investor, hal tersebut terbukti bahwa pemesanannya oversubscribed hingga 8,4 kali, dari US$500 juta menjadi US$3,3 miliar. Sustainability Bond milik BRI juga menjadi yang pertama diterbitkan oleh BUMN di Indonesia.

Ramah Lingkungan

Sesuai dengan tujuan penerbitannya, seluruh dana yang diperoleh dari penerbitan Sustainability Bond BRI telah digunakan oleh perseroan untuk kegiatan yang berwawasan sosial dan lingkungan.

Dari total US$500 juta dana yang diperoleh dari penerbitan Bond tersebut, US$422 juta atau 84,4 persen dari total dana yang diperoleh digunakan untuk kegiatan berwawasan sosial, dan sebesar US$78 juta atau 15,6 persen digunakan untuk kegiatan berwawasan lingkungan.

Dana yang digunakan untuk kegiatan berwawasan sosial, melalui penyaluran Kupedes dan KUR BRI, telah berhasil menciptakan lapangan kerja di lebih dari 245 ribu pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Selain itu, melalui penyaluran KPR bersubsidi, Sustainability Bond BRI telah memberikan akses kepada 1.200 orang untuk memiliki hunian yang layak.

Dana yang diperoleh dari penerbitan Sustainability Bond juga digunakan untuk membiayai proyek ramah lingkungan seperti Green Transportation dan Green Building antara lain untuk pembangunan proyek LRT.

Dalam 2 tahun terakhir sustainability bond market semakin atraktif, dan diproyeksikan penerbitan instrumen pembiayaan ESG tumbuh hingga mencapai US$ 11 triliun pada 2025.

Dengan asumsi tren pertumbuhan 15 persen per tahun, Asset Under Management (AUM) ESG diproyeksikan mencapai lebih dari US$ 53 triliun pada 2025.

"Tujuan penggunaan dana hasil Sustainability Bond BRI mampu mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), antara lain untuk menciptakan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan, serta kota dan komunitas berkelanjutan," kata Listiarini menutup wawancara pada media.

(asa)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK