Harga Emas Antam Hari Ini 3 Maret, Naik ke Rp928 Ribu

CNN Indonesia | Rabu, 03/03/2021 09:26 WIB
Harga emas Antam naik Rp5.000 per gram menjadi Rp928 ribu pada Rabu (3/3). Kendati begitu, tren harga emas hari ini diperkirakan menurun. Harga emas Antam naik Rp5.000 per gram menjadi Rp928 ribu pada Rabu (3/3). Kendati begitu, tren harga emas hari ini diperkirakan menurun. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam berada di level Rp928 ribu per gram pada Rabu (3/3). Harga emas tercatat naik Rp5.000 dibandingkan dengan perdagangan Selasa (2/3) yakni Rp923 ribu per gram.

Sementara, harga pembelian kembali (buyback) naik Rp6.000 dari Rp792 ribu menjadi Rp798 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp514 ribu, 2 gram Rp1,79 juta, 3 gram Rp2,66 juta, 5 gram Rp4,41 juta, 10 gram Rp8,77 juta, 25 gram Rp21,81 juta, dan 50 gram Rp43,54 juta.


Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp87,01 juta, 250 gram Rp217,26 juta, 500 gram Rp434,32 juta, dan 1 kilogram Rp868,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX melemah 0,17 persen ke level US$1.730,6 per troy ons. Sementara itu, harga emas di perdagangan spot turun 0,29 persen ke US$1.733,2 per troy ons pada pagi ini.

Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo mengatakan emas masih berpotensi turun, meskipun menguat hari ini. Sentimen utamanya adalah rencana Pemerintah AS menggelontorkan stimulus fiskal senilai US$1,9 triliun, yang kemungkinan besar akan cair dalam waktu dekat.

DPR AS sudah meloloskan rancangan undang-undang kebijakan fiskal jumbo tersebut pada Sabtu pada Sabtu (27/2) dan sedang diserahkan kepada Senat AS.

"Stimulus moneter dan fiskal yang sama membawa emas mencetak rekor tahun lalu, tetapi di awal tahun ini seakan tak berdampak bagi emas dunia," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Selain itu, pelemahan emas disebabkan oleh kebijakan bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga rendah 0,25 persen hingga 2023. The Fed memastikan belum akan mengubah kebijakannya itu.

"Hari ini, emas diprediksi bergerak di rentang US$1.716 hingga US$1.754 per troy ons," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK