Jokowi Telepon Bahlil Tiap Hari Tanya Investasi yang Masuk

CNN Indonesia | Jumat, 05/03/2021 10:43 WIB
Presiden Jokowi mengaku menelepon Kepala BKPM Bahlil Lahadalia setiap hari untuk menanyakan perkembangan investasi di dalam negeri. Presiden Jokowi mengaku menelepon Kepala BKPM Bahlil Lahadalia setiap hari untuk menanyakan perkembangan investasi di dalam negeri. (CNN Indonesia/Bintoro Agung)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku menelepon Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia setiap hari untuk menanyakan perkembangan investasi di dalam negeri. Satu hal yang selalu ditanyakan adalah sudah berapa triliun investasi yang mengalir ke Indonesia.

"Setiap hari saya telepon, saya tanya berapa persen tahun ini, berapa triliun, siapa yang sudah masuk, sudah sampai mana, target tercapai tidak. Setiap hari," ucap Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional Hipmi 2021, Jumat (5/3).

Untungnya, sambung Jokowi, Bahlil dinilai cukup tenang sehingga tidak menyerah meski dihubungi terus setiap hari. Ia mengakui pemerintah harus kejar-kejaran dalam menggenjot investasi agar pemulihan ekonomi cepat terjadi.


"Banyak peluang usaha yang membuka lapangan kerja yang nantinya akan buat kesejahteraan masyarakat meningkat, ini peluang banyak," tutur Jokowi.

Jokowi memerintahkan Bahlil untuk menjadi perantara agar investor dalam negeri dan luar negeri bisa bermitra dengan pengusaha-pengusaha di daerah, termasuk mereka yang tergabung di Hipmi.

"Ini sudah saya perintahkan, kalau tidak terlaksana Bapak atau Ibu mengejarnya ke Pak Bahlil," ujar Jokowi.

Sebagai informasi, BKPM mencatat realisasi investasi mencapai Rp826,3 triliun sepanjang 2020. Realisasi itu mencapai 101,1 persen dari target investasi tahun ini yang sebesar Rp817,2 triliun.

Jumlah investasi pada periode Januari-Desember 2020 naik 2,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp809,6 triliun.

Bila dirinci, realisasi investasi itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp413,5 triliun atau 50,1 persen dari total investasi dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp412,8 triliun atau 49,9 persen dari total investasi. PMDN naik 7 persen, sedangkan PMA turun 2,4 persen.

[Gambas:Video CNN]



(aud/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK