Libur Akhir Pekan, KRL Yogya-Solo Tambah Empat Perjalanan

CNN Indonesia | Jumat, 12/03/2021 16:25 WIB
KAI Commuter menambah empat perjalanan KRL Yogyakarta-Solo mulai Jumat (12/3) hingga Minggu (14/3) untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang. KAI Commuter menambah empat perjalanan KRL Yogyakarta-Solo mulai Jumat (12/3) hingga Minggu (14/3) untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang. Ilustrasi. (Antara Foto/Hendra Nurdiyansyah).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menambah perjalanan kereta rel listrik (KRL) Yogyakarta-Solo dari 20 menjadi 24 perjalanan per hari mulai hari ini, Jumat (12/3), hingga Minggu (14/3). Penambahan empat perjalanan itu dilakukan untuk meningkatkan layanan kepada penumpang.

"Selama akhir pekan ini, ada tambahan empat perjalanan KRL Yogyakarta-Solo sebagai upaya menambah kapasitas layanan untuk penumpang," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba seperti dikutip dari keterangan resmi.

Tambahan perjalanan KRL Yogyakarta-Solo pada akhir pekan tersebut dilakukan untuk pemberangkatan pukul 14.00 WIB dan 17.10 WIB dari Yogyakarta ke Solo, sedangkan dari Solo Balapan akan dilakukan tambahan perjalanan pada pukul 12.45 WIB dan 15.32 WIB.


Selain menambah jadwal perjalanan pada akhir pekan, KRL Yogyakarta-Solo juga mengoperasionalkan rangkaian kereta yang terdiri dari delapan gerbong pada keberangkatan jam tertentu.

Dengan stamformasi delapan gerbong, maka kapasitas KRL pun akan mengalami kenaikan 100 persen yaitu menjadi 592 penumpang dibanding stamformasi empat gerbong yang lebih banyak dioperasionalkan untuk KRL Yogyakarta-Solo.

Anne juga mengingatkan KAI Commuter tetap mendukung upaya pencegahan penularan covid-19, sehingga diberlakukan berbagai aturan bagi penumpang KRL Yogyakarta-Solo.

Aturan operasional KRL Yogyakarta-Solo yang diberlakukan selama masa pandemi di antaranya kapasitas maksimal 74 penumpang per gerbong, penumpang memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan larangan makan atau minum serta berbicara di kereta.

Guna memastikan aturan kapasitas maksimal terpenuhi, KAI menerapkan penyekatan antrean di stasiun apabila penumpang padat.

"Ikuti marka yang ada di stasiun maupun di dalam kereta sebagai pedoman posisi duduk atau berdiri," katanya.

Ia pun mengimbau penumpang agar penggunaan kereta sebagai alat transportasi dilakukan untuk kebutuhan mendesak, sehingga orang tua atau anak di bawah lima tahun diharap tetap di rumah, dan jika tidak mendesak tidak diajak naik KRL.

Lebih lanjut, informasi mengenai jadwal perjalanan KRL Yogyakarta-Solo, posisi kereta dan kepadatan di stasiun dapat dipantau melalui aplikasi KRL Access.

[Gambas:Video CNN]



(sfr/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK