Jadi Komut KAI, Said Aqil Tinjau Proyek LRT

CNN Indonesia | Rabu, 10/03/2021 20:42 WIB
Komisaris Utama KAI Said Aqil Siradj menargetkan proyek LRT Jabodebek bisa beroperasi Juli 2022 dan mengurangi kemacetan di Jabodetabek. Komisaris Utama KAI Said Aqil Siradj menargetkan proyek LRT Jabodebek bisa beroperasi Juli 2022 dan mengurangi kemacetan di Jabodetabek. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Said Aqil Siradj meninjau langsung perkembangan pengerjaan LRT Jabodebek di Stasiun LRT Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur. Said sendiri baru menduduki jabatannya di KAI pada awal bulan lalu.

Usai meninjau proyek LRT, ia menilai semua proses pembangunan berjalan dengan baik, tidak ada satu kekurangan apapun. Ia pun berharap LRT Jabodetabek bisa beroperasi tahun depan.

"Seluruh pihak terus bekerja keras baik dari Kementerian Perhubungan, KAI, Adhi Karya, Inka, dan LEN. Saya harapkan proyek ini dapat dioperasikan tepat waktu di bulan Juli 2022," ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Rabu (10/3).


Said meyakini kehadiran LRT Jabodebek akan mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan Jabodetabek, serta meningkatkan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, ia mengatakan semua pihak terkait akan bekerja keras sehingga proyek strategis nasional (PSN) itu selesai tepat waktu.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan proyek LRT Jabodebek merupakan PSN yang penyelesaiannya menjadi salah satu tugas KAI.

"Harapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal yang lebih baik dari waktu ke waktu," katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Said bersama rombongan mengecek stasiun LRT dan ruang kendali uji coba sistem persinyalan atau backup operating control center (BOCC). Rombongan juga memastikan keandalan sarana LRT Jabodebek dengan menaiki transportasi baru ini dari Stasiun Harjamukti ke Stasiun TMII.

[Gambas:Video CNN]

Sebagai informasi, perkembangan pembangunan fase 1 LRT Jabodebek telah mencapai 83,37 persen per 5 Maret 2021. Rinciannya, lintas pelayanan I Cawang-Cibubur sebesar 93,67 persen, lintas pelayanan II Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 82,44 persen, serta lintas pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sebesar 76,94 persen.

Fase 1 LRT Jabodebek ditargetkan dapat beroperasi di Juli 2022. Jalur tersebut memiliki 18 stasiun pemberhentian dengan sistem operasional LRT dilakukan secara otomatis tanpa masinis dengan melalui persinyalan CBTC grade of automation level 3.

Saat ini, KAI masih melakukan uji coba dinamis dengan menjalankan kereta LRT di jalurnya. Sebagian kereta yang telah lulus uji selanjutnya akan dilakukan pengujian komunikasi dengan sistem persinyalan.

(ulf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK