Surat Utang AS Diburu Investor, Rupiah Mandek di Rp14.407

CNN Indonesia | Senin, 22/03/2021 16:17 WIB
Rupiah stagnan di posisi Rp14.407 pada Senin (22/3) sore, karena mata investor tertuju pada surat utang AS yang menawarkan imbal hasil tinggi. Rupiah stagnan di posisi Rp14.407 pada Senin (22/3) sore, karena mata investor tertuju pada surat utang AS yang menawarkan imbal hasil tertinggi setahun terakhir. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.407 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Senin (22/3) sore. Mata uang Garuda stagnan jika dibandingkan perdagangan Jumat (19/3) sore di level Rp14.407 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.456 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi hari sebelumnya yakni Rp14.476 per dolar AS.

Sore ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,19 persen, dolar Taiwan menguat 0,04 persen, won Korea Selatan menguat 0,04 persen, peso Filipina menguat 0,23 persen, rupee India menguat 0,20 persen, dan yuan China menguat 0,01 persen.


Sebaliknya, ringgit Malaysia melemah 0,06 persen dan bath Thailand terpantau melemah 0,34 persen. Sedangkan, dolar Singapura terpantau masih stagnan.

Sementara itu, mata uang di negara maju kompak menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,01 persen, dolar Australia menguat 0,19 persen, dolar Kanada menguat 0,06 persen, dan franc Swiss menguat 0,22 persen

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi imbal hasil surat utang AS 10 tahun tetap mendekati level tertinggi mereka dalam lebih dari satu tahun.

Lelang surat utang AS untuk tenor dua, lima, dan tujuh tahun di akhir pekan ini juga berada dalam radar investor.

"Sementara itu, Gubernur TheFed Jerome Powell menegaskan dalam editorial Wall Street Journal bahwa Fed akan terus memberikan bantuan kepada perekonomian selama dibutuhkan di tengah kondisi pemulihan ekonomi yang saat ini masih jauh dari selesai," ucapnya dalam keterangan tertulis.

Dari dalam negeri pergerakan rupiah dipengaruhi rencana pemerintah untuk menyiapkantambahan anggaran Rp60 triliun sebagai modal INA untuk merealisasikan kegiatannya.

"Informasi Undang-Undang Cipta kerja juga membawa angin segar pagi mata uang rupiah kembali ke performa terbaik dan rupiah kembali digdaya walau hari ini hanya stagnan," terang dia.

Untuk perdagangan besok, Ibrahim memproyeksikan mata uang rupiah bergerak di rentang Rp14.390-14.430 per dolar AS.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK