Gubernur Bali Ingin Turis Asing Masuk Mulai Juli

CNN Indonesia | Jumat, 26/03/2021 18:43 WIB
Salah satu upaya untuk mempercepat pembukaan pariwisata di Bali adalah program vaksinasi covid-19. Salah satu upaya untuk mempercepat pembukaan pariwisata di Bali adalah program vaksinasi covid-19. (CNN Indonesia/Safyra Primadhyta).
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Bali Wayan Koster menargetkan wisatawan mancanegara (wisman) mulai masuk ke Bali pada Juli mendatang. Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Arahan presiden pada Juli itu bertahap dan terbatas wisman sudah bisa dimulai. Untuk tahap berikut setelah Juli itu bisa," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (26/3).

Ia mengatakan salah satu upaya untuk mempercepat pembukaan sektor pariwisata di Bali adalah dengan program vaksinasi covid-19 sehingga membentuk kekebalan komunitas (herd immunity). Saat ini, penduduk Bali yang divaksin per harinya sebanyak 300 ribu orang.


Sementara itu, untuk mencapai herd immunity dibutuhkan vaksin kepada 70 persen penduduk Bali, atau setara 3 juta orang dari total penduduk 4,3 juta orang.

"Kami mohonkan ke pemerintah pusat, Pak Menko Maritim dan Pak Menkes beliau-beliau sudah memberikan jalan keluar Bali akan diprioritaskan untuk dapatkan vaksinasi," tuturnya.

Ia mengungkapkan perekonomian Bali sangat terpuruk selama pandemi lantaran mereka sangat mengandalkan sektor pariwisata. Pada kuartal I 2020, ekonomi Bali mengalami kontraksi sebesar minus 1,2 persen.

Lalu penurunan berlanjut pada sisa kuartal di 2020 lalu, yakni minus 11 persen di kuartal II 2020, minus 12 persen di kuartal III dan IV 2020.

"Perekonomian Bali 54 persen tergantung dari sektor pariwisata, sehingga dampaknya sangat terasa," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pemerintah akan mengevaluasi larangan kunjungan wisman ke dalam negeri.

"Sebenarnya memang masih ada aturan itu, kami lagi evaluasi karena sekarang ini target kami Bali ini, kalau kami coba tadi bicara juga dengan Menkes, sampai bulan depan kami upayakan sudah bisa 1,8 juta atau dekat 2 juta orang yang divaksin di Bali," tuturnya.

Namun, ada sejumlah syarat yang dipertimbangkan sebelum membuka pintu bagi wisman. Misalnya, kasus covid-19 di negara tersebut sudah terkendali dan program vaksinasi sudah berjalan.

"Itu pembicaraan masih jalan, kami juga melihat mana yang boleh datang ke mari, yang covid-nya sudah mulai turun dan vaksin juga makin banyak," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK