Mudik Dilarang, Hotel Didorong Bikin Promo Staycation

CNN Indonesia | Senin, 05/04/2021 16:34 WIB
Dispar DKI mendorong pengelola hotel menawarkan promo menginap (staycation) ketika pemerintah menerapkan larangan mudik lebaran tahun ini. Dispar DKI mendorong pengelola hotel menawarkan promo menginap (staycation) ketika pemerintah menerapkan larangan mudik lebaran tahun ini. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi).
Jakarta, CNN Indonesia --

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta mendorong para pengelola hotel di ibu kota untuk menawarkan promo menginap (staycation) kepada masyarakat ketika pemerintah menerapkan larangan mudik jelang lebaran pada tahun ini.

"Kami mendorong, dengan larangan mudik, agar bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, misal promo untuk staycation, dengan buat paket-paket liburan di hotel di Jakarta," terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya di diskusi virtual dengan awak media, Senin (5/4).

Menurutnya, promo ini bisa menjadi substitusi bagi hotel setelah setahun lebih pendapatannya berkurang karena pandemi covid-19. Apalagi, saat larangan mudik diberlakukan, tentu ada masyarakat yang minatnya berubah ingin liburan di dalam kota.


"Hotel bisa tawarkan harga murah saat lebaran untuk warga DKI. Harapannya, program ini bisa disinergikan dengan PHRI, baik untuk hotel bintang 5, 4, 3, seperti itu," katanya.

Gumilar memandang hal ini bisa menjadi kompensasi bagi perputaran uang saat larangan mudik lebaran berlaku. Sebab, seperti yang diketahui, mudik seharusnya bisa menciptakan perputaran uang di masyarakat, khususnya bagi daerah.

Namun, karena dilarang, maka potensinya bisa berkurang. Tapi bukan tidak mungkin tetap ada bila ada kegiatan perputaran uang di dalam daerah yang selama ini menjadi asal mudik.

"Larangan mudik ini lebih berdampak ke daerah atau provinsi lain karena jadi tidak banyak yang mudik. Tapi, kami mendorong agar bisa dimaksimalkan (di Jakarta)," tuturnya.

Terkait hal ini, Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jakarta Sutrisno Iwantono mengaku belum mendapat rencana mengenai promo yang mungkin akan diberikan para hotel di ibu kota.

Namun, hal ini memang terbuka, khususnya bagi hotel yang tidak menjadi tempat isolasi covid-19."Nanti kami lihat," imbuhnya.

Kendati begitu, ia menekan dampak larangan mudik agar tak merugikan pengusaha hotel di daerah. Sebab, kehilangan sumber pendapatan di tengah pandemi sudah menekan mereka.

"Memang dalam kondisi libur (lebaran) nanti, Jakarta akan jadi tempat wisata, yang sebelumnya juga biasa untuk masyarakat non-muslim, mereka berwisata di Jakarta," katanya.

Namun, Sutrisno tetap meminta pemerintah memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di tengah larangan mudik. Tujuannya, agar bisa mengompensasi daya beli masyarakat yang mungkin kurang maksimal terpakai saat lebaran karena tidak boleh mudik.

"Kami minta agar pemerintah spending lebih besar, spending lebih besar tentu akan ciptakan daya beli bagi masyarakat, kalau daya beli ada, dia akan belanja di resto, menginap di hotel," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(uli/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK