Telkom Dukung Pengembangan Ekosistem Digital KEK Singhasari

Telkom, CNN Indonesia | Sabtu, 10/04/2021 15:23 WIB
Telkom siap berkolaborasi dalam pengembangan ekosistem digital KEK Singhasari yang menjadi KEK pertama di Indonesia dengan zona pengembangan teknologi. Telkom siap berkolaborasi dalam pengembangan ekosistem digital KEK Singhasari yang menjadi KEK pertama di Indonesia dengan zona pengembangan teknologi. (Foto: Arsip Telkom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Telkom Indonesia menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang menjadi KEK pertama dengan zona pengembangan teknologi.

Dukungan yang menunjukkan komitmen Telkom dalam mendorong percepatan pemanfaatan teknologi ICT (Information & Communication Technology) serta pengembangan ekosistem digital di Indonesia itu disampaikan oleh Direktur Digital Business Telkom, M. Fajrin Rasyid dalam kunjungan ke KEK Singhasari pada Kamis (8/4). Kunjungan tersebut sekaligus sebagai langkah awal dari penjajakan kerja sama antara Telkom dengan PT Intelegensia Grahatama selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Singhasari.

"Telkom siap berkolaborasi dalam pengembangan inovasi digital di KEK Singhasari untuk mendukung rencana pengembangannya ke depan sebagai Digital Innovation Hub," ujar Fajrin.


Fajrin mengungkapkan, ide-ide inovatif yang berpotensi berkembang jadi bisnis digital yang berkelanjutan dan menguntungkan seharusnya didukung oleh berbagai pihak, sehingga percepatan pemanfaatan teknologi ICT secara umum dan pengembangan ekosistem digital di Indonesia dapat terus terakselerasi.

Ia menegaskan, Telkom yang tengah bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital dengan fokus pada domain bisnis digital connectivity, digital platform, dan digital services akan mendukung dan menjadi enabler untuk pengembangan inovasi tersebut.

"Melalui digitalisasi dan ekosistem digital yang Telkom hadirkan, diharapkan dapat mengakselerasi langkah Indonesia untuk menjadi lebih baik lagi dan hadir sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," ujar Fajrin.

KEK Singhasari ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 68 Tahun 2019 pada 27 September 2019, terdiri atas Zona Pariwisata dan Zona Pengembangan Teknologi. Rencana PT Intelegensia Grahatama mengembangkan KEK Singhasari sebagai Digital Innovation Hub diharapkan secara khusus dapat membentuk ekosistem digital sebagai penggerak inovasi dan kreativitas pengembangan digital, serta menjadi percontohan pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi sesuai konsep smart area.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK