Cara Cek Penerima BLT untuk Pengusaha Mikro

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 14:27 WIB
Pemerintah akan menyalurkan BLT senilai Rp1,2 juta kepada 12,8 juta pengusaha mikro tahun ini. Berikut cara mengeceknya. Pemerintah akan menyalurkan BLT senilai Rp1,2 juta kepada 12,8 juta pengusaha mikro tahun ini. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah kembali menyalurkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) atau bantuan langsung tunai (BLT) kepada pengusaha mikro tahun ini. Namun, nominalnya tahun ini turun dari Rp2,4 juta menjadi Rp1,2 juta.

Salah satu bank yang menjadi penyalur adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Masyarakat bisa mengecek langsung ke laman resmi https://eform.bri.co.id/bansos/penerima_bpum untuk mengecek apakah namanya masuk dalam daftar penerima atau tidak.

Masyarakat diminta memasukkan nomor KTP ketika membuka website tersebut. Jika tak masuk sebagai penerima, maka akan keluar kalimat "Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM".


Namun, jika masyarakat tersebut masuk dalam daftar penerima BPUM, maka pihak BRI akan memberikan keterangan bahwa masyarakat tersebut terdaftar sebagai penerima BPUM.

Selain dengan BRI, pemerintah juga bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, bank pembangunan daerah (BPD), dan PT Pos Indonesia (Persero) sebagai lembaga penyalur BLT untuk pengusaha mikro.

Sebelumnya, Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya menyatakan pemerintah akan menyalurkan BLT untuk 12,8 juta pengusaha mikro pada 2021. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp15,36 triliun.

Ia menjelaskan pemerintah telah menyalurkan BLT kepada 6,6 juta pelaku UKM hingga 1 April 2021 lalu. Mereka menerima BLT senilai Rp1,2 juta per penerima.

[Gambas:Video CNN]

Menurutnya, pemerintah akan menyalurkan BLT UMKM dalam dua tahap. Tahap pertama, pemerintah akan memberikan BLT kepada 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan anggaran Rp11,76 triliun.

Tahap kedua, pemerintah akan menyalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro. Anggaran yang disiapkan untuk tahap kedua sebesar Rp3,6 triliun.

Sejauh ini, dana yang tersedia baru Rp11,76 triliun untuk 9,8 juta pelaku usaha mikro. Kementerian Koperasi dan UKM masih menunggu pencairan dana untuk penyaluran BLT kepada 3 juta pelaku usaha mikro.

(aud/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK