Bitcoin Terjun Bebas 14 Persen Dalam Satu Jam Transaksi

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 10:18 WIB
Bitcoin terjun bebas 14 persen dari US$59 ribu menjadi US$51 ribu hanya dalam satu jam pada Sabtu (17/4). Bitcoin terjun bebas 14 persen dari US$59 ribu menjadi US$51 ribu hanya dalam satu jam pada Sabtu (17/4). (iStockphoto/skodonnell).
Jakarta, CNN Indonesia --

Aset kripto bitcoin terjun bebas 14 persen dari US$59 ribu menjadi US$51 ribu hanya dalam waktu satu jam pada perdagangan Sabtu (17/4) malam waktu Amerika Serikat (AS). Hal serupa juga terjadi pada aset kripto lain, termasuk ethereum dan dogecoin.

Nilai bitcoin yang sempat meroket pada tahun ini kembali turun tajam pada akhir pekan lalu. Tampaknya, penurunan nilai dipicu oleh rumor tak terkonfirmasi yang beredar di Twitter.

Mengutip CNN Business, Minggu (18/4), rumor itu menyebut Kementerian Keuangan AS berencana menindak skema pencucian uang yang melibatkan aset kripto. Tetapi, pemerintah AS belum menanggapi rumor itu.


Anjloknya bitcoin dalam waktu semalam menjadi salah satu indikator pasar kripto masih sangat volatile dan berisiko tinggi.

Sementara, pada pekan lalu pelaku pasar aset kripto dibuat bergairah dengan melantainya Coinbase, perusahaan jual beli aset kripto.

Bahkan, CEO Coinbase Brian Armstrong bergabung dalam klub orang terkaya dunia setelah perusahannya IPO di bursa saham dengan valuasi menembus US$100 miliar atau setara Rp1.461,5 triliun (kurs Rp14.615).

Sebelum itu, salah satu aset kripto, Dogecoin, naik tak terkendali hingga 500 persen. Dogecoin merupakan aset kripto yang dibuat pada 2013 sebagai lelucon dan mengangkat meme anjing Shiba Inu sebagai ikon kripto.

[Gambas:Video CNN]

Walau baru melejit akhir-akhir ini, namun orang-orang di balik aset kripto, seperti bitcoin telah berusaha sejak lama meyakinkan masyarakat bahwa koin digital bisa merevolusi sektor keuangan.

Dengan keberhasilan Coinbase melantai di pasar bursa, para pelaku aset kripto akhirnya mendapatkan pengakuannya.

Pengakuan juga ditunjukkan lewat perusahaan milik Elon Musk, Tesla, yang sudah mengizinkan pembayaran penjualan mobilnya menggunakan aset kripto dan mencatat aset kripto sebagai bagian dari aset perusahaan.

Tak sendiri, PayPal, Mastercard, dan Visa juga mulai 'menormalkan' pembayaran menggunakan aset kripto dalam jaringannya.

Sedangkan, Goldman Sachs dilaporkan akan segera menawarkan klien manajemen investasinya untuk berinvestasi dalam bitcoin dan mata uang digital lainnya.

Tak mau ketinggalan, Morgan Stanley juga mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan kepada klien tajir akses ke dana bitcoin.

(wel/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK