Asabri Serahkan Santunan Kematian Kepala BIN Papua

Bank Mandiri Taspen, CNN Indonesia | Rabu, 05/05/2021 13:26 WIB
PT Asabri menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris Kepala BIN Papua I Gusti Putu Danny Karya Nugraha di Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (5/5). Dirut Asabri Wahyu Suparyono (dua dari kiri) bersama (dari kanan ke kiri) Direktur Bank Mantap Iwan Soeroto, Dirut Bank Mantap Elmamber P. Sinaga dan Komisaris Utama Asabri Fary Djemy F. saat penyerahan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Tabungan Hari Tua sebesar Rp572 Juta kepada Maria Carolina (tiga dari kiri) istri I Gusti Putu Danny di Cijantung, Rabu (5/5). (Foto: Arsip Bank Mandiri Taspen)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejalan dengan Peraturan Pemerintah PP 54 Tahun 2020, pada Rabu (5/5) PT Asabri (Persero) menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris Mayjend TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha yang biasa dipanggil Danny, Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah Papua yang gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), akhir April lalu.

Santunan berupa Risiko Kematian Khusus (RSKK) sebesar Rp450 juta, beasiswa senilai Rp60 juta, dan Nilai Tunai Tabungan Asuransi sejumlah Rp62.904.100 tersebut diterima langsung oleh ahli waris Maria Carolina selaku istri di kediaman pribadi di Cijantung, Jakarta Timur.

Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono mengatakan, prajurit aktif yang melaksanakan tugas dan gugur dalam kontak fisik senjata akan mendapat Manfaat Asuransi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Tabungan Hari Tua.


"PT Asabri merupakan Badan Usaha Milik Negara yang mengemban amanah untuk mengelola asuransi bagi prajurit TNI, anggota Polri dan ASN Kemhan/Polri," ujarnya.

Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis menyampaikan rasa dukacita, juga mengungkap harap agar santunan tersebut dapat bermanfaat.

"Segenap manajemen dan keluarga besar PT Asabri turut berbela sungkawa atas gugurnya almarhum, semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan juga kesabaran," kata Fary.

Danny gugur dalam kontak tembak dengan KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Saat itu, KKB melakukan aksi penghadangan terhadap iring-iringan Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri yang sedang berpatroli rutin menuju Kampung Dambet. Danny meninggalkan seorang istri dan dua orang putra, I Gusti Putu Arjuna Karya (19) dan I Gusti Krisna Karya (12).

Untuk penyaluran manfaat asuransi yang diterima ahli waris, Asabri kembali menunjuk PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) sebagai mitra kerja. Dalam kegiatan ini, Direktur Utama Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga juga memberikan tali asih berupa santunan pendidikan sebesar Rp25 juta kepada ahli waris korban sebagai bentuk kepedulian untuk pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK